alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Polisi Hentikan Pendistribusian Tabloid Indonesia Barokah

PROBOLINGGO – Sekitar 1.688 paket berisi tabloid Indonesia Barokah masuk ke wilayah Probolinggo melalui kantor Pos Probolinggo sejak sepekan terakhir. Bahkan sekitar 500 paket tabloid telah diantarkan ke alamat yang dituju. Utamanya menyasar masjid-masjid serta pondok pesantren.

Ribuan paket tabloid ini dikemas dalam amplop berwarna cokelat yang tertera alamat tujuan pengiriman. Di dalam amplop terdapat 3 tabloid yang masing-masing dibungkus rapi dengan plastik berwarna hitam.

Kepala Kantor Pos Cabang Probolinggo Roni Parindra menjelaskan, pengiriman paket ini telah dilakukan sejak Januari. Kantor Pos Probolinggo baru menerima Jumat lalu. “Sejak Jumat sampai Sabtu, masih ada pengiriman paket pos berisi Tabloid Barokah. Namun, sejak Jumat, pengiriman ke lokasi alamat kami hentikan,” ujarnya.

Permintaan penghentian pengiriman ini datang dari Polres Probolinggo Kota dan Bawaslu Kota Probolinggo. Karena dikhawatirkan akan mengganggu kondusivitas dalam pelaksanaan pemilu 2019. Meski pengiriman dihentikan, namun paket tabloid itu masih aman di kantor pos. Bahkan, paket yang ada di kantor pos kecamatan sudah dikirim kembali.

Roni –sapaan akrabnya– memperkirakan, sudah ada sekitar 500 paket yang telah dikirim. “Yang sudah mendapat paketan ini tidak dikembalikan ke kantor pos. Namun langsung menyerahkan ke polsek terdekat,” ujarnya.

Roni mengungkapkan, saat ini kantor pos sudah menahan 1.188 paket yang berisi sekitar 3.564 eksemplar. Tabloid tersebut masih dalam kondisi sama seperti saat dikirimkan.

“Kami tidak berhak untuk membuka paket ini. Kecuali sudah ada izin dari alamat yang tertera. Seperti yang sudah dibuka oleh Kapolres tadi. Itu paket untuk masjid yang ada di RSUD dr Mohamad Saleh, dan sudah izin ke Plt direktur rumah sakit,” jelasnya.

Paket-paket ini dikirim melalui layanan pos berlangganan ke seluruh Indonesia. Dengan jangka waktu pengiriman maksimal 1 bulan. “Info yang kami terima, pengiriman tabloid ini sebanyak 3 kali. Ini adalah pengiriman yang pertama. Kemudian nanti Februari dan Maret rencananya akan dikirim,” ujarnya.

Saat paket tersebut dikirim dalam kondisi dikemas dalam plastik untuk per kecamatan. Dengan jumlah yang berbeda-beda setiap kecamatan.

Sementara itu Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal bersama Bawaslu, KPU, serta perwakilan tokoh masyarakat, Sabtu (26/1), datang ke sejumlah layanan jasa pengiriman swasta untuk memastikan ada tidaknya paket kiriman berisi tabloid Indonesia Barokah.

“Di sejumlah ekspedisi seperti JNE dan layanan ekspedisi kereta api, tidak ditemukan adanya paket tersebut. Namun untuk di pos, kami menemukan paket kiriman tabloid,” ujarnya.

Alfian –sapaan akrabnya– mengungkapkan, dari paket-paket yang diterima kantor pos, sasaran yang dituju adalah masjid-masjid dan pondok pesantren. Baik wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo.

”Alamat pengirim sudah jelas di Bekasi yaitu Tabloid Indonesia barokah. Alamat yang dituju juga masjid dan Pondok pesantren. Kami dan Bawaslu sudah meminta pihak pos untuk menahan dulu paket kiriman berisi tabloid ini. Ini untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilpres dan pemilu 2019,” katanya.  (put/rf)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.

Pemkab Probolinggo Ajukan 21 Raperda, Dibahas Tahun Depan

Pemkab Probolinggo, memiliki cukup banyak rancangan peraturan daerah (perda) yang perlu segera dibahas bersama DPRD.

Dua Pekan Pencurian Sapi di Sumberkerang Belum Ada Titik Terang

Sudah dua pekan penyidik Polsek Gending, Polres Probolinggo, menyelidiki kasus pencurian hewan (curwan) milik, Satuki, 52.