Bapan: Gerhana Matahari Cincin Bisa Dilihat Antara Pukul Ini

GEMPOL, Radar Bromo – Di Indonesia hari ini (26/12) terjadi gerhana matahari cincin. Termasuk di wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Gerhana matahari cincin ini bisa ditunggu karena rentan waktunya cukup panjang.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pasuruan Dian Yudha Risdianto. “Wilayah Pasuruan dan Probolinggo, mulainya pukul 11.04, maksimum pukul 12.55, dan akhir gerhana matahari cincinnya pukul 14.33. Atau durasi totalnya sekitar 3,5 jam,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo via telepon, Rabu siang (25/12).

Di Pasuruan dan Probolinggo, mengalami gerhana matahari cincin dengan persentase 64,9 persen saja. Fenomena ini adalah hal yang umum terjadi. Selama gerhana matahari cincin berlangsung, ia menuturkan, masyarakat tidak diperkenankan melihat secara langsung dengan mata.

Sebaliknya, dianjurkan menggunakan kacamata gerhana atau teleskop yang sudah dilengkapi filter. Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak secara terus menerus melihat proses terjadinya gerhana. Harus ada jeda dan disarankan maksimal dua menit untuk satu kali melihat.

“Fenomena gerhana matahari adalah hal yang umum terjadi. Untuk gerhana matahari cincin ini maksimal bisa dilihat di Siak dan Singkawang. Jadi, untuk Pasuruan dan Probolinggo hanya sebagian saja,” ungkapnya.

Kejadian serupa, kata Dian -sapaan akrabnya-, terakhir terjadi pada 26 Agustus 2017 lalu. “Gerhana ini akan terjadi lagi pada 26 Desember 2019, 21 Juni 2020, 10 Juni 2021. Lalu, 14 Oktober 2023 dan 2 Oktober 2024,” imbuhnya. (zal/fun)