alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

UKK Keimigrasian Gunakan Pelayanan Sistem Online, Pastikan Tak Ada Calo

DRINGU, Radar Bromo – Hampir sebulan kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kabupaten Probolinggo beroperasi uji coba. Direncanakan, Rabu (27/11) mendatang kantor ini akan di-launching. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memastikan, tidak ada permainan calo dalam pengurusan paspor atau keimigrasian lainnya.

Bupati Proboilnggo Puput Tantriana Sari mengatakan, pelayanan UKK sudah dijalankan dengan transparansi. Jika sesuai standar operasional prosedur (SOP), maka pelayanan di kantor ini akan meminimalisasi adanya calo. Apalagi, kata Bupati, sekarang sudah tidak zamannya lagi karena calo sudah banyak ditinggalkan masyarakat.

”MPP (Mal Pelayanan Publik, Red) ini semangat bersama untuk menghadirkan pelayanan kepastian waktu, administrasi, dan biaya. MPP semangat kita bersama untuk meng-upgrade seluruh pelayanan yang ada. Tentu lebih profesional dan amanah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Bupati menjelaskan, pihaknya terus berupaya berinovasi. Salah satunya, UKK Kemigrasian dengan mendorong antrean online. Sehingga, kapan pengunjung datang, akan dilayani dengan baik. ”Masyarakat silakan langsung datang, pasti akan mendapatkan pelayanan di kantor UKK. Jadi, tidak perlu menggunakan jasa calo,” harapnya.

Kepala Kantor UKK Kabupaten Probolinggo Syahrul saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak pernah membuka untuk para calo. “Kami pastikan tidak ada permainan calo dalam pelayanan keimigrasian di UKK. Karena pelayanan UKK tersebut transparan dan antrean online,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Oleh karena itu, dikatakan Syahrul, pihaknya pun mengimbau pada semua masyarakat untuk tidak menggunakan jasa orang lain (calo). Karena pelayanan UKK terbuka dan memberikan kemudahan pada masyarakat dalam pengurusan paspor serta lainnya. Pihaknya pun tidak akan mempersulit proses permohonan paspor atau dokumen keimigrasian lainnya.

“Kami juga ada dua ruang tunggu. Yaitu, di dalam dan luar. Nah, untuk di dalam, hanya diperuntukkan bagi pemohon. Selain pemohon, tidak diperbolehkan masuk di ruang pelayanan, dipersilakan di ruang tunggu luar,” ungkapnya. (mas/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Hampir sebulan kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kabupaten Probolinggo beroperasi uji coba. Direncanakan, Rabu (27/11) mendatang kantor ini akan di-launching. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memastikan, tidak ada permainan calo dalam pengurusan paspor atau keimigrasian lainnya.

Bupati Proboilnggo Puput Tantriana Sari mengatakan, pelayanan UKK sudah dijalankan dengan transparansi. Jika sesuai standar operasional prosedur (SOP), maka pelayanan di kantor ini akan meminimalisasi adanya calo. Apalagi, kata Bupati, sekarang sudah tidak zamannya lagi karena calo sudah banyak ditinggalkan masyarakat.

”MPP (Mal Pelayanan Publik, Red) ini semangat bersama untuk menghadirkan pelayanan kepastian waktu, administrasi, dan biaya. MPP semangat kita bersama untuk meng-upgrade seluruh pelayanan yang ada. Tentu lebih profesional dan amanah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Bupati menjelaskan, pihaknya terus berupaya berinovasi. Salah satunya, UKK Kemigrasian dengan mendorong antrean online. Sehingga, kapan pengunjung datang, akan dilayani dengan baik. ”Masyarakat silakan langsung datang, pasti akan mendapatkan pelayanan di kantor UKK. Jadi, tidak perlu menggunakan jasa calo,” harapnya.

Kepala Kantor UKK Kabupaten Probolinggo Syahrul saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak pernah membuka untuk para calo. “Kami pastikan tidak ada permainan calo dalam pelayanan keimigrasian di UKK. Karena pelayanan UKK tersebut transparan dan antrean online,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Oleh karena itu, dikatakan Syahrul, pihaknya pun mengimbau pada semua masyarakat untuk tidak menggunakan jasa orang lain (calo). Karena pelayanan UKK terbuka dan memberikan kemudahan pada masyarakat dalam pengurusan paspor serta lainnya. Pihaknya pun tidak akan mempersulit proses permohonan paspor atau dokumen keimigrasian lainnya.

“Kami juga ada dua ruang tunggu. Yaitu, di dalam dan luar. Nah, untuk di dalam, hanya diperuntukkan bagi pemohon. Selain pemohon, tidak diperbolehkan masuk di ruang pelayanan, dipersilakan di ruang tunggu luar,” ungkapnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/