Pembebasan Lahan Tol Gempol-Pasuruan Masih Sisakan 44 Bidang

PASURUAN – Proses pembebasan bidang terdampak Tol Gempol Pasuruan (Gempas) terus dilakukan. Sejauh ini, lahan yang belum bebas masih tersisa 44 bidang. Kementerian PUPR menargetkan puluhan bidang ini harus bebas akhir tahun ini.

Staf Kementerian PUPR, Felix Napitupulu mengungkapkan Tol Gempas dibagi dalam tiga seksi dan melintasi 12 kecamatan. Secara keseluruhan, total bidang terdampak sebanyak 5.346 lahan dan 5.302 bidang diantaranya sudah dibebaskan.

“Kami masih terus berupaya untuk membebaskan bidang yang belum bebas. Paling lambat, akhir tahun ini kami targetkan sudah bebas seluruhnya,”katanya.

Ia menyebut ratusan bidang yang belum bebas ini tersebar mulai dari seksi IA sampai seksi IIIB. Paling banyak lahan yang belum bebas ini terletak di seksi III yang melewati Kecamatan Grati. Dari total bidang sebanyak 681 bidang, saat ini 29 bidang masih belum bebas.

“Harapannya, akhir Desember sudah bebas semua. Sebab, pengerjaan tol gempas ini kan ditargetkan rampung akhir tahun 2019,”jelas Felix.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Gempas Yulianto Puguh Setyawan menyebut mayoritas bidang yang belum bebas ini disebabkan warga belum sepakat dengan harga yang ditawarkan. Pihaknya mempersilahkan warga ini untuk mengajukan keberatan melalui pengadilan negeri (PN).

Ia mencatat ada enam bidang milik warga yang masuk tahap konsinyasi. Selain itu, ada 12 bidang yang mengenai tanah kas desa (TKD). Dan dua bidang di antaranya belum ditemukan tanah pengganti. Serta, ada lima bidang yang surat hak miliknya hilang dan sedang diurus ke BPN Kabupaten Pasuruan.

“Kami akan melaporkan pada Kementerian PUPR untuk solusi tanah pengganti ini. Sebab kami tidak boleh diperkenankan untuk mengganti dalam bentuk uang,” terang Puguh. (riz/fun)