alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

5.684 Pencari Kerja Berburu 2.895 Lowongan di Job Fair Pasuruan

REJOSO, Radar Bromo – Para pencari kerja (pencaker) kini bisa lebih mudah untuk mengirim berkas lamarannya dalam kegiatan Pasuruan Job Fair (PJF) gelaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan. Kini, Disnaker menyediakan pendaftaran online.

Karenanya, mereka tak perlu bersusah payah datang langsung ke lokasi PJF. Adanya PJF ini pun mendapat sambutan positif para pencaker. Di hari pertama kemarin, yang mendaftar secara online menembus angka 5.184 orang. Serta, ada 500 pendaftar offline. Mereka berburu 2.895 yang disediakan sekitar 40 perusahaan.

Kemarin, PJF 2019 Kabupaten Pasuruan dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron. Ia mengatakan, PJF merupakan salah satu bentuk pelayanan Pemkab Pasuruan kepada masyarakat. Khususnya, para pencaker. Pihaknya berharap dari tahun ke tahun dinas terkait bisa membantu memberikan kemudahan dan pelayanan kepada pencaker.

“Job fair ini kami harapkan bermanfaat bagi pencari kerja. Pemkab Pasuruan konsisten untuk program menekan angka pengangguran di daerah. Karena itu, dengan sinergi semua pihak, kami berharap untuk tahun selanjutnya job fair semakin baik,” ujarnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto mengatakan, pendaftaran sistem online menjadikan pencaker mendapatkan kemudahan. Dalam PJF kali ini juga menyediakan lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. “Disediakannya lowongan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkab Pasuruan dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua masyarakat,” ujar Tri Agus.

Kasi Penempatan dan Bursa Kerja Disnaker Kabupaten Pasuruan Bachtiar Perihatin menambahkan, dalam PJF tahun ini ada 40 perusahaan yang berpartisipasi. Mereka menyediakan 2.895 lowongan. “Dari jumlah itu, secara kuota turun dari tahun 2018 yang mencapai 4.483 lowongan,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan paling banyak dari lowongan kerja luar negeri. Tahun kemarin, tercatat ada 2.750 lowongan kerja dan tahun ini hanya tersedia 1.490 lowongan. Alasannya, kini lowongan kerja ke luar negeri memang dibatasi karena peminatnya minim.

“Selain itu, juga ada beberapa perusahaan padat karya yang tahun ini tidak banyak membuka lowongan. Alasannya, beragam. Ada yang order turun dan memang tidak menambah karyawan,” ujarnya. Selain itu, alasan ada perubahan padat karya menjadi padat modal juga diindikasikan menjadi penyebab menurunnya lowongan kerja.

Tahun ini, ada dua perusahaan yang membuka lowongan untuk disabilitas. Jumlah ini naik dibanding tahun kemarin yang hanya satu perusahaan. “Di hari pertama kemarin, sudah ada 5 disabilitas yang mendaftar dan kemungkinan terus bertambah sampai hari kedua,” ujarnya. (lel/eka/fun)

REJOSO, Radar Bromo – Para pencari kerja (pencaker) kini bisa lebih mudah untuk mengirim berkas lamarannya dalam kegiatan Pasuruan Job Fair (PJF) gelaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan. Kini, Disnaker menyediakan pendaftaran online.

Karenanya, mereka tak perlu bersusah payah datang langsung ke lokasi PJF. Adanya PJF ini pun mendapat sambutan positif para pencaker. Di hari pertama kemarin, yang mendaftar secara online menembus angka 5.184 orang. Serta, ada 500 pendaftar offline. Mereka berburu 2.895 yang disediakan sekitar 40 perusahaan.

Kemarin, PJF 2019 Kabupaten Pasuruan dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron. Ia mengatakan, PJF merupakan salah satu bentuk pelayanan Pemkab Pasuruan kepada masyarakat. Khususnya, para pencaker. Pihaknya berharap dari tahun ke tahun dinas terkait bisa membantu memberikan kemudahan dan pelayanan kepada pencaker.

“Job fair ini kami harapkan bermanfaat bagi pencari kerja. Pemkab Pasuruan konsisten untuk program menekan angka pengangguran di daerah. Karena itu, dengan sinergi semua pihak, kami berharap untuk tahun selanjutnya job fair semakin baik,” ujarnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto mengatakan, pendaftaran sistem online menjadikan pencaker mendapatkan kemudahan. Dalam PJF kali ini juga menyediakan lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. “Disediakannya lowongan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkab Pasuruan dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua masyarakat,” ujar Tri Agus.

Kasi Penempatan dan Bursa Kerja Disnaker Kabupaten Pasuruan Bachtiar Perihatin menambahkan, dalam PJF tahun ini ada 40 perusahaan yang berpartisipasi. Mereka menyediakan 2.895 lowongan. “Dari jumlah itu, secara kuota turun dari tahun 2018 yang mencapai 4.483 lowongan,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan paling banyak dari lowongan kerja luar negeri. Tahun kemarin, tercatat ada 2.750 lowongan kerja dan tahun ini hanya tersedia 1.490 lowongan. Alasannya, kini lowongan kerja ke luar negeri memang dibatasi karena peminatnya minim.

“Selain itu, juga ada beberapa perusahaan padat karya yang tahun ini tidak banyak membuka lowongan. Alasannya, beragam. Ada yang order turun dan memang tidak menambah karyawan,” ujarnya. Selain itu, alasan ada perubahan padat karya menjadi padat modal juga diindikasikan menjadi penyebab menurunnya lowongan kerja.

Tahun ini, ada dua perusahaan yang membuka lowongan untuk disabilitas. Jumlah ini naik dibanding tahun kemarin yang hanya satu perusahaan. “Di hari pertama kemarin, sudah ada 5 disabilitas yang mendaftar dan kemungkinan terus bertambah sampai hari kedua,” ujarnya. (lel/eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/