alexametrics
24.2 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Ini Tanggapan 9 Bintang soal Duet Gus Ipul-Adi Wibowo

PASURUAN, Radar Bromo – Ada wacana PKB dan Golkar untuk menduetkan Gus Ipul-Adi Wibowo. Bagaimana dengan partai yang lain? Termasuk koalisi 9 Bintang, yang merupakan gabungan dari 4 parpol lain.

Media radarbromo.jawapos.com juga berhasil mewawancarai pentolan koalisi 9 Bintang Akhmd Zubaedi. Politisi yang menjadi juru bicara koalisi ini menyebutkan, ada syarat tertentu bagi empat partai politik yang tergabung dalam 9 Bintang sebelum memberikan dukungan.

Zubaidi menyebut, jika kemunculan wacana pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo merupakan proses yang terjadi diantara Partai Golkar dengan PKB. Akan tetapi, pihaknya sejauh ini belum melihat sikap Gus Ipul terkait kesediaannya untuk maju dalam kontestasi politik.

“Saya dan teman-teman 9 bintang juga berharap PKB dan Golkar bisa memastikan kesediaan Gus Ipul lebih dulu,” beber lelaki yang juga ketua DPC Gerindra Kota Pasuruan tersebut.

Zubaidi menegaskan jika formasi 9 Bintang tak mempersoalkan jika PKB menawarkan figur Gus Ipul. Sebab, hasil komunikasi awal antara PKB dengan 9 bintang memang sudah ada kesepakatan. PKB mendapatkan porsi menentukan figur bakal calon wali kota. Sedangkan 9 bintang yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PPP bertugas mencari bakal calon wakil wali kota.

“Tentunya 9 Bintang akan berunding dulu, khususnya terkait Mas Adi Wibowo yang dibawa Golkar. Sebab dulu komunikasi awal dengan PKB, 9 Bintang diberi porsi N2. Makanya perlu ada pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini,” sebut Zubaidi.

Sedangkan untuk Gus Ipul, dukungan 9 bintang juga masih bersyarat. Zubaidi mengakui jika sepak terjang Gus Ipul selama ini sudah terlihat. Tak lepas dari pengalamannya di kementerian, kemudian pernah menjabat Wakil Gubernur selama dua periode. Termasuk juga pengalamannya di organisasi. Gus Ipul saat ini merupakan Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf.

“Kalau memang bersedia, kami ada syarat bagi Gus Ipul, harus bisa menyampaikan janji dan mimpinya tentang Kota Pasuruan,” ujar Zubaidi.

Dia pun menyinggung keberadaan proyek jalan lingkar utara (JLU) yang mangkrak, Terminal Blandongan yang sudah bertahun-tahun dibangun tapi tidak menjadi pusat perdagangan, minimnya tempat wisata di kota, hingga persoalan pendapatan nelayan dan keberadaan sentra logam dan UKM mebel yang tak menunjukkan perkembangan signifikan dari tahun ke tahun.

Dengan pengalaman yang dimiliki, lanjut Zubaidi, Gus Ipul memiliki tantangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Karena itu, bila memang Gus Ipul dipastikan maju dalam Pilwali juga harus membawa semangat perubahan agar Kota Pasuruan menjadi lebih baik.

“Artinya pengalaman mengurusi persoalan negara dan provinsi itu belum jadi jaminan apabila mengelola kota dengan empat kecamatan ini akan mudah. Mungkin kota ini memang kecil, tetapi harus dimanage agar bisa berkembang,” bebernya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Ada wacana PKB dan Golkar untuk menduetkan Gus Ipul-Adi Wibowo. Bagaimana dengan partai yang lain? Termasuk koalisi 9 Bintang, yang merupakan gabungan dari 4 parpol lain.

Media radarbromo.jawapos.com juga berhasil mewawancarai pentolan koalisi 9 Bintang Akhmd Zubaedi. Politisi yang menjadi juru bicara koalisi ini menyebutkan, ada syarat tertentu bagi empat partai politik yang tergabung dalam 9 Bintang sebelum memberikan dukungan.

Zubaidi menyebut, jika kemunculan wacana pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo merupakan proses yang terjadi diantara Partai Golkar dengan PKB. Akan tetapi, pihaknya sejauh ini belum melihat sikap Gus Ipul terkait kesediaannya untuk maju dalam kontestasi politik.

“Saya dan teman-teman 9 bintang juga berharap PKB dan Golkar bisa memastikan kesediaan Gus Ipul lebih dulu,” beber lelaki yang juga ketua DPC Gerindra Kota Pasuruan tersebut.

Zubaidi menegaskan jika formasi 9 Bintang tak mempersoalkan jika PKB menawarkan figur Gus Ipul. Sebab, hasil komunikasi awal antara PKB dengan 9 bintang memang sudah ada kesepakatan. PKB mendapatkan porsi menentukan figur bakal calon wali kota. Sedangkan 9 bintang yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PPP bertugas mencari bakal calon wakil wali kota.

“Tentunya 9 Bintang akan berunding dulu, khususnya terkait Mas Adi Wibowo yang dibawa Golkar. Sebab dulu komunikasi awal dengan PKB, 9 Bintang diberi porsi N2. Makanya perlu ada pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini,” sebut Zubaidi.

Sedangkan untuk Gus Ipul, dukungan 9 bintang juga masih bersyarat. Zubaidi mengakui jika sepak terjang Gus Ipul selama ini sudah terlihat. Tak lepas dari pengalamannya di kementerian, kemudian pernah menjabat Wakil Gubernur selama dua periode. Termasuk juga pengalamannya di organisasi. Gus Ipul saat ini merupakan Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf.

“Kalau memang bersedia, kami ada syarat bagi Gus Ipul, harus bisa menyampaikan janji dan mimpinya tentang Kota Pasuruan,” ujar Zubaidi.

Dia pun menyinggung keberadaan proyek jalan lingkar utara (JLU) yang mangkrak, Terminal Blandongan yang sudah bertahun-tahun dibangun tapi tidak menjadi pusat perdagangan, minimnya tempat wisata di kota, hingga persoalan pendapatan nelayan dan keberadaan sentra logam dan UKM mebel yang tak menunjukkan perkembangan signifikan dari tahun ke tahun.

Dengan pengalaman yang dimiliki, lanjut Zubaidi, Gus Ipul memiliki tantangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Karena itu, bila memang Gus Ipul dipastikan maju dalam Pilwali juga harus membawa semangat perubahan agar Kota Pasuruan menjadi lebih baik.

“Artinya pengalaman mengurusi persoalan negara dan provinsi itu belum jadi jaminan apabila mengelola kota dengan empat kecamatan ini akan mudah. Mungkin kota ini memang kecil, tetapi harus dimanage agar bisa berkembang,” bebernya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/