Lagi, Warga Keluhkan Kabel Kendor-Tiang Miring Milik PLN Lantaran Membahayakan

MENGGANGGU: Kabel jaringan tegangan rendah yang kendor di sawah milik warga Desa Kertosono, Kecamatan Gading. Nampak aktifitas pertaniannya terganggu kabel, dan membahayakan. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GADING, Radar Bromo– Masih banyak kabel Jaringan Tegangan Rendah (JTR) milik PLN di kawasan Kabupaten Probolinggo yang kendor, maupun tiang listrik miring. Kondisi itu tentu saja dikeluhkan warga, karena mengganggu bahkan membahayakan. Apalagi jika posisi kabel tersebut berada di tempat yang bisa diakses banyak orang.

Tilik saja kabel JTR kendor di Dusun Bataan, Desa Kertosono, Kecamatan, Gading. Kabel itu berada di lahan sawag milik Syarif 39. Kontan, Syarif sebagai pemilik lahan, kini harus ekstrawaspada saat menggarap sawahnya yang sedang musim tanam. Adanya kabel kendor di sawahnya membuat aktivitas pembajakan cukup terganggu.

“Buruh yang membajak harus menyanggah dan melepaskan kayu penyanggah kabel yang hampir sampai ke tanah, jadi cukup mengganggu. Kemarin saat melakukan panen, saya resah. Sebab kan banyak buruh yang bekerja, tapi mau bagaimana lagi, proses pemanenan harus tetap dilakukan,” ujarnya saat ditemui Kamis (25/6).

Selain kabel JTR kendor, ada pula tiang listrik yang miring di dekat rumah Fatahuddin, 60. Pemilik rumah di RT 8 / RW 3 dusun dan sama dengan Syarif, mengeluhkan tiang listrik yang miring di dekat rumahnya yang memiliki jarak sekitar 2 meter. Miringnya tiang listrik itu dikhawatirkan, karena bisa aja suatu roboh dan menimpa rumahnya.

“Miring ke arah barat, pas di garasi mobil saya. Kalau tiang itu sampai roboh, pas kena orang ketika lagi memarkirkan mobil bagaimana,” ujarnya dengan nada bertanya

Fatah dan Syarif, sama-sama kompak menyebut bahwa mereka telah melaporkan kepada pihak PLN. Namun hingga saat ini masih belum ada penanganan. Padahal semestinya harus segara diatasi, karena berbicara keselamatan manusia.

DIGANJAL” Kabel yang kendor sampai harus diganjal tiang kayu. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

“Sebelumnya kami sudah menghubungi pihak PLN di 123, namun belum ditangani. Seperti yang terjadi sawah milik Syarif, hanya dilihat oleh pihak PLN. Selanjutnya belum ada penanganan, sama seperti tiang listrik yang miring ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala Manager Unit Layanan Pelanggan  (ULP) PLN Kraksaan Hendry Pranata mengatakan, pihaknya telah mendapat laoporan. Rencananya, hari ini (26/6) pihaknya akan menurunkan petugas ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Akan kami tindak lanjuti besok  (hari ini, Red). Sedangkan untuk tiang yang miring itu dalam penanganannya diperlukan regu khusus,  dan kami akan tindak lanjuti juga,” ujarnya saat di konfirmasi Jawa Pos Radar Bromo via seluler. (mg1/fun)