Belasan Tanah Kas Desa di Jalur Tol Gempas Masih Belum Bebas

PASURUAN, Radar Bromo – Proses pembebasan lahan terdampak tol Gempol Pasuruan (Gempas) belum tuntas. Sejauh ini masih ada belasan tanah kas desa (TKD) yang diketahui masih belum dibebaskan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih berupaya mencari kesepakatan dengan pihak desa.

Untuk diketahui, tol Gempas dibagi dalam tiga seksi dan melintasi 12 kecamatan. Secara keseluruhan, total bidang terdampak sebanyak 5.348 bidang dan 5.334 bidang di antaranya sudah dibebaskan oleh Kementerian PUPR beberapa waktu lalu.

Mayoritas lahan yang belum bebas ini terletak di seksi III yang melewati Kecamatan Grati. Dari total bidang sebanyak 681 bidang di kecamatan ini, 7 bidang masih belum dibebaskan.

Adapun belasan bidang yang belum dibebaskan rinciannya terletak di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang sebanyak satu bidang. Selanjutnya, masing-masing satu bidang di Desa Sungi Wetan dan Desa Legowok, Kecamatan Pohjentrek. Kemudian, masing-masing satu bidang di Desa Sadengrejo dan Karangpandan, Kecamatan Rejoso.

Lalu, dua bidang di Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso dan masing-masing tiga bidang di Desa Kedawung Wetan dan Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Serta satu bidang di Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembebasan tol Gempas di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Yulianto Puguh mengungkapkan, bidang yang belum bebas ini karena belum ada kesesuaian antara lahan pengganti dengan pihak desa. Kementerian PUPR sejatinya sudah memberikan lahan pengganti sesuai aturan yakni luasnya 1,3 kali dari TKD sebelumnya. Namun, pihak desa menilai lahan pengganti yang diberikan tidak sesuai dengan TKD yang lama.

“Beberapa waktu lalu kami menawarkan pada pihak desa, apa diganti dengan kompensasi uang atau tanah baru. Ternyata mereka minta tanah baru. Dan kami sudah memberikan lahan pengganti yang sesuai aturan,”ungkapnya.

Puguh menjelaskan saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan pemdes dan pemkab untuk mencari solusi lahan pengganti bagi TKD yang terdampak Tol Gempas tersebut. Pasalnya, sesuai rekomendasi dari Pemprov akhir tahun lalu, penyelesaian lahan pengganti untuk TKD ini dikembalikan ke daerah.

“Lahan terdampak Tol Gempas masih ada yang belum bebas. Kurang lebih sekitar 14 bidang. Seluruhnya adalah TKD. Kami masih mencari solusi untuk pembebasannya. Kami sempat menyampaikan ini ke Pemprov ternyata dikembalikan ke daerah,” sebut Puguh. (riz/fun)