alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Truk Tronton Masuk Jalur KA di Latek Bangil, Ini Penyebabnya

BANGIL –Sebuah truk tronton membuat heboh warga di wilayah Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (26/5). Pasalnya, truk bernopol AE 8612 UB itu, melaju di jalur perlintasan rel KA setempat.

Kejadian itu, berlangsung sekitar pukul 05.15. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, truk tronton tersebut masuk jalur KA setelah mengalami rem blong.

Sopir truk, Danang Prayudi, 48, warga jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, memilih banting setir, untuk menghindari petaka.

Menurut Kepala Stasiun Bangil, Nur Kolis, truk melaju dari arah Pasuruan menuju Surabaya. Saat melintas di perlintasan Latek, mendadak rem truk tersebut ngeblong.

Khawatir menabrak kendaraan di depannya, sopir truk memilih banting stir ke kiri. Akibatnya, truk masuk jalur kereta api Latek, hingga sejauh kurang lebih sekitar 20 meter.

“Truk dari arah timur. Saat di lokasi kejadian, ternyata remnya blong. Karena takut timbul kecelakaan lebih parah, sopir truk berinisiatif banting stir ke kiri hingga mengikuti jalur kereta,” jelas Nur Kolis.

Ia menambahkan, pihak kepolisian dan polsuska sempat melakukan evakuasi terhadap truk tersebut. Hingga kemudian truk dikembalikan ke jalurnya. “Kejadian tersebut, masuk Daop 9 Jember,” urainya. (one/mie)

BANGIL –Sebuah truk tronton membuat heboh warga di wilayah Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (26/5). Pasalnya, truk bernopol AE 8612 UB itu, melaju di jalur perlintasan rel KA setempat.

Kejadian itu, berlangsung sekitar pukul 05.15. Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, truk tronton tersebut masuk jalur KA setelah mengalami rem blong.

Sopir truk, Danang Prayudi, 48, warga jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, memilih banting setir, untuk menghindari petaka.

Menurut Kepala Stasiun Bangil, Nur Kolis, truk melaju dari arah Pasuruan menuju Surabaya. Saat melintas di perlintasan Latek, mendadak rem truk tersebut ngeblong.

Khawatir menabrak kendaraan di depannya, sopir truk memilih banting stir ke kiri. Akibatnya, truk masuk jalur kereta api Latek, hingga sejauh kurang lebih sekitar 20 meter.

“Truk dari arah timur. Saat di lokasi kejadian, ternyata remnya blong. Karena takut timbul kecelakaan lebih parah, sopir truk berinisiatif banting stir ke kiri hingga mengikuti jalur kereta,” jelas Nur Kolis.

Ia menambahkan, pihak kepolisian dan polsuska sempat melakukan evakuasi terhadap truk tersebut. Hingga kemudian truk dikembalikan ke jalurnya. “Kejadian tersebut, masuk Daop 9 Jember,” urainya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/