Ini Tiga Titik Rawan Kejahatan di Kawasan Jalur Pantura di Probolinggo

PROBOLINGGO – Jelang lebaran, Satreskrim Polres Probolinggo mulai memetakan titik-titik rawan tindak kriminal di jalanan. Bahkan, telah disiapkan tim khusus untuk mencegah dan mengantisipasi kejahatan jalanan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto menegaskan, ada beberapa titik yang rawan tindak kriminal di sepanjang jalur mudik di Kabupaten Probolinggo. Sehingga, perlu diwaspadai.

”Ada tiga titik di jalur mudik Kabupaten Probolinggo yang rawan tindak kriminal,” katanya.

Yaitu, di wilayah Malasan, Kecamatan Tegalsiwalan; jalan raya Bentar, Kecamatan Gending dan jalan raya Paiton. Di tiga titik ini menurutnya, kondisi jalan minim penerangan, juga jauh dari pemukiman. Sehingga, sangat mungkin jadi pilihan pelaku kejahatan jalanan untuk melancarkan aksinya.

”Jalan raya Gending itu tidak hanya di jalur pantai Bentar yang rawan. Kalau dari arah Surabaya, sebelum dan sesudahnya juga cukup rawan kejahatan jalanan,” katanya.

Untuk antisipasi itu dikatakan Kasat Reskrim, pihaknya sudah membentuk tim khusus. Mereka secara bergilir akan bertugas menjaga. Terutama saat malam hari. Sebab, kerawanan paling tinggi terjadi malam hari.

Dia pun mengimbau agar pengguna jalan raya, terutama pengendara motor, tidak melintas sendirian. Paling tidak ada dua sampai tiga motor beriringan saat melintasi titik rawan.

”Tindak kriminal paling rawan di jalan itu adalah pencurian dengan kekerasan (curas). Mulai dari jambret, perampasan motor sampai pembegalan,” ungkapnya.

Kondisi itu dikatakan Kasat Reskrim, membuat pihaknya lebih dulu melakukan pencegahan. Yaitu memburu para DPO-DPO dan memastikan tidak ada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Termasuk mendatangi para pelaku residivis, untuk memastikan tidak lagi melancarkan kejahatannya.

”Kami sudah lakukan pencegahan dan antisipasi. Tetapi, tetap butuh dukungan dari masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati juga,” terangnya. (mas/hn)