alexametrics
25C
Probolinggo
Thursday, 21 January 2021

Banyak Pengemis Dadakan, Satpol PP Bakal Makin Sering Razia

MAYANGAN – Memasuki Ramadan 1440 Hijriah, gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal) terlihat semakin banyak di sudut-sudut Kota Probolinggo. Bahkan, mereka dengan santai mendatangi sudut-sudut kota yang ramai pengunjung. Seperti pusat perbelanjaan dan penjualan takjil.

Seperti di Perumahan Asabri, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran. Di sana, terlihat ada dua orang pengemis meminta-minta kepada pembeli. Hal yang sama terlihat di Bazar Ramadan di Alun-Alun Kota Probolinggo. Di sana cukup banyak pengemis dan anjal yang meminta-minta kepada pengunjung.

Meningkatnya keberadaan gepeng dan anjal ini dibenarkan oleh Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi. Menurutnya, hampir setiap tahun saat Ramadan banyak orang menjadi pengemis dadakan. “Jika sebelumnya mereka kerja serabutan, saat Ramadan mereka datang ke pusat keramaian untuk minta-minta. Daerah sasarannya seperti sekitar Masjid Agung dan sekitar Alun-alun,” ujarnya.

Agus mengaku, selama Ramadan, pihaknya semakin mengintensifkan penertiban pengemis. Jika di luar Ramadan sepekan hanya dua kali, saat Ramadan sampai 4 kali penertiban. “Setelah dilakukan penertiban, gepeng dan anjal ini dibawa ke shelter untuk dibina,” ujarnya.

Meningkatnya jumlah gepeng dan anjal saat Ramadan juga terlihat ketika Satpol PP melakukan penertiban. Jumlah gepeng dan anjal meningkat menjadi lipat dua. “Biasanya hanya 1-2 orang pengemis yang kami amankan dalam kegiatan penertiban, tapi sekarang bisa lipat dua lebih banyak,” ujarnya. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU