2,5 Bulan, UKK Kabupaten Probolinggo Cetak Seribu Paspor

DRINGU, Radar Bromo – Kebutuhan masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam pelayanan paspor ternyata cukup tinggi. Terbukti, dalam waktu 2,5 bulan saja, sebanyak seribu paspor telah tercetak di kantor UKK (unit kerja keimigrasian) Kabupaten Probolinggo di Dringu.

Kepala Kantor UKK Kabupaten Probolinggo, Syahrul M. Yaman mengatakan, partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan UKK Kabupaten Probolinggo, luar biasa. Terbukti, jumlah pemohon pengurusan paspor di UKK, cukup tinggi. Dalam waktu sekitar 2,5 bulan pasca-launching UKK, sudah seribu blangko paspor yang dicetak.

”Pemohon yang datang lebih dari seribu orang. Sampai sekarang, total ada seribu blangko paspor yang telah habis dicetak,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (25/1).

Syahrul mengungkapkan, dari seribu paspor yang telah dicetak, didominasi pengurusan paspor untuk keperluan ibadah umrah dan haji. Yaitu sekitar 80 persennya. Sedangkan sisanya, keperluan pergi keluar negeri untuk bekerja atau mandiri.

Alhamdulillah, masyarakat yang hendak ibadah umrah atau haji, khususnya dari Kabupaten Probolinggo, cukup tinggi pengurusan paspornya,” ungkapnya.

Ditambahkan Syahrul, pemohon pengurusan paspor itu tidak hanya dari Kabupaten Probolinggo. Ada juga warga luar Kabupaten Probolinggo yang datang mengurus paspor. Karena, pendaftaran antrean pengurusan paspor juga bisa via online, tiap hari Jumat. Sehingga, masyarakat luar Kabupaten Probolinggo, lebih banyak daftar antrean via online lebih dulu.

”Sejak mulai resmi dibuka atau di-launching, ada 702 pemohon pengurusan paspor baru, sebanyak 293 pengurusan perpanjangan paspor dan empat pengurusan paspor rusak. Alhamdulillah, tingkat masyarakat dalam pengurusan paspor cukup tinggi,” paparnya.

Syahrul menegaskan, pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Termasuk, penerapan tarif biaya pengurusan paspor sesuai ketentuan. Tidak ada pengurusan paspor lewat jasa atau calo.

”Kami hanya perbolehkan pemohon pengurusan paspor yang masuk ke ruangan antre kantor UKK. Selain itu, tidak diperbolehkan, meski alasan pendampingan sekalipun,” tegasnya. (mas/hn)