alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pusat Gelontor Rp 21 Miliar untuk Jalur Wisata Bromo untuk Jalur Tutur-Tosari

BANGIL, Radar Bromo – Perbaikan jalur wisata terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Buktinya, sejumlah akses jalan wisata, bakal didandani untuk membuat wisatawan lebih nyaman.

Dana yang disiapkan cukup besar. Tak tanggung-tanggung, dana Rp 21 miliar bakal dikucurkan pemerintah pusat pada 2020. Puluhan miliar dana tersebut, juga untuk melanjutkan peningkatan jalan yang belum tuntas direalisasikan pada 2019 ini.

Salah satunya peningkatan jalan Ngadirejo-Tosari. “Peningkatan jalan tersebut melanjutkan dari peningkatan jalan sebelumnya yang menghubungkan Tutur-Ngadirejo,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka.

Hanung-sapaannya menguraikan, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana hingga Rp 14 miliar untuk Tutur-Ngadirejo. Selain perbaikan jalan sepanjang 6 km, juga pembangunan plengsengan dan sarana penunjang seperti rambu.

Jumlah tersebut belum termasuk untuk pembangunan enam ruas koridor. Seperti Tosari-Sedaeng, Tosari Penanjakan dan lainnya. Melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) pemerintah pusat mengalokasikan dana Rp 8 miliar untuk enam ruas koridor tersebut.

“Program hibah jalan ini, untuk menunjang kawasan wisata strategis nasional, khususnya Gunung Bromo Semeru Tengger,” jelasnya.

Untuk itulah, kata Hanung, program tersebut bakal dilanjutkan pemerintah pusat pada 2020. Diproyeksikan, pemerintah pusat akan menggelontorkan dana hingga Rp 21 miliar. Salah satunya untuk peningkatan jalan Ngadirejo-Tosari.

“Tentu saja, bukan hanya jalannya yang akan dibenahi. Tetapi, infrastruktur penunjang. Termasuk plengsengan atapun rambu-rambunya,” sambung dia.

Anggaran tersebut, juga akan dipergunakan untuk pembenahan jalan-jalan yang lain. Setidaknya ada 20 ruas jalan yang akan dibenahi melalui anggaran teesebut. “Masih dalam perencanaan. Jalan mana saja yang akan ditangani melalui anggaran tersebut,” pungkasnya. (one/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Perbaikan jalur wisata terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Buktinya, sejumlah akses jalan wisata, bakal didandani untuk membuat wisatawan lebih nyaman.

Dana yang disiapkan cukup besar. Tak tanggung-tanggung, dana Rp 21 miliar bakal dikucurkan pemerintah pusat pada 2020. Puluhan miliar dana tersebut, juga untuk melanjutkan peningkatan jalan yang belum tuntas direalisasikan pada 2019 ini.

Salah satunya peningkatan jalan Ngadirejo-Tosari. “Peningkatan jalan tersebut melanjutkan dari peningkatan jalan sebelumnya yang menghubungkan Tutur-Ngadirejo,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka.

Hanung-sapaannya menguraikan, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana hingga Rp 14 miliar untuk Tutur-Ngadirejo. Selain perbaikan jalan sepanjang 6 km, juga pembangunan plengsengan dan sarana penunjang seperti rambu.

Jumlah tersebut belum termasuk untuk pembangunan enam ruas koridor. Seperti Tosari-Sedaeng, Tosari Penanjakan dan lainnya. Melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) pemerintah pusat mengalokasikan dana Rp 8 miliar untuk enam ruas koridor tersebut.

“Program hibah jalan ini, untuk menunjang kawasan wisata strategis nasional, khususnya Gunung Bromo Semeru Tengger,” jelasnya.

Untuk itulah, kata Hanung, program tersebut bakal dilanjutkan pemerintah pusat pada 2020. Diproyeksikan, pemerintah pusat akan menggelontorkan dana hingga Rp 21 miliar. Salah satunya untuk peningkatan jalan Ngadirejo-Tosari.

“Tentu saja, bukan hanya jalannya yang akan dibenahi. Tetapi, infrastruktur penunjang. Termasuk plengsengan atapun rambu-rambunya,” sambung dia.

Anggaran tersebut, juga akan dipergunakan untuk pembenahan jalan-jalan yang lain. Setidaknya ada 20 ruas jalan yang akan dibenahi melalui anggaran teesebut. “Masih dalam perencanaan. Jalan mana saja yang akan ditangani melalui anggaran tersebut,” pungkasnya. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/