alexametrics
25.1C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Kebakaran Hutan-Lahan Meluas, Giliran Lahan di Gemito-Sumber Terbakar

SUMBER, Radar Bromo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Probolinggo meluas. Kini, karhutla terjadi di Dusun Punjul, Desa Gemito, Kecamatan Sumber.

Syukur, kebakaran yang terjadi di tepi jalan itu bisa segera ditangani. Namun, sekitar setengah hektare hutan sudah terbakar. Camat Sumber Saniwar mengatakan titik ini berbeda dengan karhutla sebelumnya. “Kebakaran hutan terjadi pertama diketahui sekitar pukul 10.00. Kemudian kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00,” ujarnya, Jumat (25/10).

Adanya kebakaran ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi. Menurutnya, karhutla di Desa Gemito itu diduga karena cuaca panas, sehingga semak-semak kering mudah terbakar. “Informasi sementara kebakaran diduga karena cuaca panas,” ujarnya.

Anggit mengatakan, perkiraan cuaca dari BMKG menyebutkan, masih akan terjadi suhu panas. Kondisi ini sangat rawan terjadi karhutla. Karenanya, pihaknya meminta warga tidak melakukan hal yang rawan menyebabkan kebakaran.

Seperti, membakar sampah, semak-semak, ataupun membuang puntung rokok sembarangan. “Cuaca panas akibatkan tanaman mengering rawan terjadi kebakaran. Masyarakat diharapkan selain menjaga kondisi kesehatan dengan banyak minum air putih, juga diharapkan ikut menjaga lingkungan. Karena rawan terjadi kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, proses pemadaman karhutla di Dusun Plapa, Desa Tukul, Kecamatan Sumber, terus dilakukan. Pemadaman semakin sulit karena cuaca panas dan embusan angin cukup kencang. Karenanya, ketika api berangsur bisa dipadamkan, kembali membesar setelah tertekan cuaca dan angin. “Kemarin (Kamis, 24/10) sudah berangsur padam. Ternyata laporan terbaru masih ada api,” ujar Anggit.

Dari laporan sebelumnya, kata Anggit, karhutla Perhutani di Desa Tukul mencapai sekitar 1,2 hektare. Sebagian besar berupa semak belukar. Pemadaman masih terus dilakukan untuk mencegah api semakin melebar.

“Faktor utama kebakaran karena cuaca panas dan angin. Lokasi kebakaran sangat terjal dan sulit dijangkau kendaraan roda dua. Tetapi, petugas sudah ada di lokasi melakukan pemadaman dengan manual,” ujarnya.

Diketahui, karhutla tidak hanya terjadi di Kecamatan Sumber. Minggu (20/10), juga terjadi karhutla di beberapa wilayah. Seperti di Desa Jetak dan Wonotoro, Kecamatan Sukapura. Kemudian, di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang dan di Lereng Gunung Argopuro, Kecamatan Gading dan Krucil. (mas/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU