Mau Dimakamkan, Keluarga Korban Kecelakaan Bayeman Datang, Ternyata Asal Jember

SEDIH: Sodikin (memakai peci), ayah Hermin, korban kecelakaan lalulintas di Jalan raya Tongas. Kemarin Sodikin mendatangi Satlantas Polres Probolinggo Kota dan RS Tongas, untuk mengecek jenazah korban kecelakaan, yang ternyata anaknya. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

SUMBERASIH, Radar Bromo– Satlantas Polres Probolinggo Kota sebenarnya memiliki agenda untuk memakamkan jenazah korban kecelakaan di Bayeman, Rabu (25/9) pagi. Namun rencana itu diurungkan, lantaran ada pihak keluarga yang datang ke kepolisian.

Kepada polisi, keluarga menyebutkan bahwa korban kecelakaan yang terjadi di Jalan raya Tongas, Bayeman, Kamis (19/9) silam, adalah Hermin, 37. Korban yang tewas dengan tragis itu diketahui berasal dari Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Jember. Identitas korban diketahui pada saat pihak Jasa Raharja Probolinggo menghubungi pihak kepolisian.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Rizal mengatakan, sebelumnya pihak rumah sakit sudah memberikan surat koordinasi terkait dengan penguburan jenazah tanpa idntitas. Namun diberikan toleransi hingga kemarin. Bahkan lantaran tidak ada pihak keluarga yang melapor, rencananya jenazah akan dimakamkan  Rabu pagi.

“Pihak keluarga mengetahui jika Hermin ini meninggal melalui berita dari media sosial. Sehingga pihak keluarga berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja Jember. Selanjutnya pihak Jasa Raharja Jember menginformasikan kepada Jasa Raharja Probolinggo. Selanjutnya diteruskan ke polisi. Akhirnya rencana kami untuk menguburkan hari ini (kemarin, Red) batal,” terangnya saat Jawa Pos Radar Bromo.

MASIH DISELIDIKI: Motor Honda PCX yang dikendarai Hermin. Motor tersebut diketahui hasil curian. (Foto dok)

Sekitar pukul 13.30 pihak anggota tiba di Satlantas Polresta. Selanjutnya petugas menanyakan ciri-ciri dan juga pakaian milik almarhum. Pihak keluarga membenarkanya. Barulah pihak keluarga diajak ke RS Tongas untuk memastikan jika jenazah tersebut adalah keluarganya.

“Setelah dicek benar. Jenazah tersebut merupakan keluarganya. Selanjutnya pihak keluarga berniat untuk membawanya pulang agar bisa dikebumikan dirumahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (19/9) telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Tongas, tepatnya di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 08.30 mengakibatkan pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kecelakaan disebabkan setelah pemotor disenggol sebuah pikap. Akibatnya, motor Honda PCX warna hitam, yang dikemudikan korban, oleng. Sementara dari arah berlawanan, melaju sebuah truk Nopol N 9643 UC yang dikemudian Nanang Setiawan. Saat itu juga, motor korban dan truk bertabrakan. Hingga kemudian tubuh korban terlindas truk.

Kecelakaan ini sempat menggegerkan Probolinggo. Pasalnya, motor yang dikemudikan korban ternyata motor curian. Polisi juga menemukan dua kunci letter T saat memeriksa tas korban.  (rpd/fun)