alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Buru Kawan Pembobol SD Ngabar, Inisialnya S

KRATON, Radar Bromo – Pihak kepolisian masih memburu satu pelaku dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di SDN Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Satu pelaku ini sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Polsek Kraton.

Kapolsek Kraton AKP Masroni mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa curas di SDN Ngabar. Sebab, pelaku yang tertangkap, Mohammad Efendi, tidak beraksi sendirian. Ia dibantu temannya yang berinisial S.

Dari keterangan pelaku, S ini berperan menjemputnya usai beraksi. Mereka lantas membawa barang hasil curian ke kamar S sebelum dijual oleh Efendi. Dalam kejahatan ini, S mendapatkan bagian Rp 400 ribu.

“S sudah masuk dalam DPO. Kami masih mengejar dengan dibantu oleh Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota. Diduga, ia masih berada di wilayah Pasuruan,” ujar Masroni.

Diketahui, Minggu (22/9), Mohammad Efendi, 29, warga asal Dusun/Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, dibekuk anggota Polsek Kraton. Resedivis kasus curat ini tertangkap usai melakukan aksinya di SDN Ngabar.

Ia mengambil sejumlah barang berharga dari ruang guru di SDN Ngabar. Barang ini sempat diletakkan di rumah S sebelum akhirnya dijual dengan harga Rp 1,5 juta. Kini, kepolisian masih memburu S. (riz/rud/fun)

KRATON, Radar Bromo – Pihak kepolisian masih memburu satu pelaku dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di SDN Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Satu pelaku ini sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Polsek Kraton.

Kapolsek Kraton AKP Masroni mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa curas di SDN Ngabar. Sebab, pelaku yang tertangkap, Mohammad Efendi, tidak beraksi sendirian. Ia dibantu temannya yang berinisial S.

Dari keterangan pelaku, S ini berperan menjemputnya usai beraksi. Mereka lantas membawa barang hasil curian ke kamar S sebelum dijual oleh Efendi. Dalam kejahatan ini, S mendapatkan bagian Rp 400 ribu.

“S sudah masuk dalam DPO. Kami masih mengejar dengan dibantu oleh Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota. Diduga, ia masih berada di wilayah Pasuruan,” ujar Masroni.

Diketahui, Minggu (22/9), Mohammad Efendi, 29, warga asal Dusun/Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, dibekuk anggota Polsek Kraton. Resedivis kasus curat ini tertangkap usai melakukan aksinya di SDN Ngabar.

Ia mengambil sejumlah barang berharga dari ruang guru di SDN Ngabar. Barang ini sempat diletakkan di rumah S sebelum akhirnya dijual dengan harga Rp 1,5 juta. Kini, kepolisian masih memburu S. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/