alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Bapak Satu Anak Pekerja Mebeler asal Rejoso Tewas Tersetrum Listrik dari Mesin Dinamo

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Upaya warga Desa Kematrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Imam Sofi’i, 46, menafkahi keluarganya berujung duka. Selasa (24/9), bapak seorang anak ini meninggal dunia setelah tersetrum di tempat kerjanya.

Selama ini, korban bekerja di sebuah tempat kerajinan mebel di Jalan Pattimura, Kelurahan/Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Dia tewas tersetrum saat memperbaiki dinamo. Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 09.00.

Pagi itu korban seperti biasa berangkat kerja ke UD Rizky di sisi barat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bugul Kidul milik Miski, 60. Dia berangkat sekitar pukul 07.30. Setibanya di lokasi, korban mulai bekerja dengan memotong sejumlah batang kayu untuk mebel.

Saat berhasil memotong tiga batang kayu, tiba-tiba mesin dinamo yang digunakan mati. Setelah dicek, ternyata ada kerusakan pada dinamonya. Karena sering memperbaiki sendiri, korban langsung mencoba memperbaikinya.

Nahas, saat sedang memperbaiki itulah, korban tersengat listrik dengan tegangan 220 volt selama sekitar satu menit. Mendapati korban kejang-kejang, salah satu rekan kerjanya, Sarmeli, 51, berusaha menolongnya.

Warga Dusun Semambung, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, itu menarik kabel dari stop kontaknya sehingga aliran listriknya berhenti. Ia juga melaporkan kejadian ini ke Polsek Bugul Kidul.

Sejumlah rekan korban juga berusaha menolong korban dengan membawanya ke Puskesmas Bugul Kidul. Namun, nyawanya tidak tertolong. Korban tewas dalam perjalanan menuju puskesmas. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Terkait kejadian ini, sejumlah rekan korban enggan memberikan keterangan kepada awak media. Termasuk Miski, pemilik UD Rizky tempat korban mengais rezeki.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Paulus Sujatmiko membenarkan adanya karyawan mebel yang tewas tersengat listrik. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, peristiwa ini murni karena kecelakaan kerja.

“Polsek membantu untuk mengevaluasi dan membawa jenazah korban ke rumah duka. Peristiwa ini murni karena kecelakaan. Korban tewas karena tersengat listrik,” ujarnya. (riz/rud/fun)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Upaya warga Desa Kematrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Imam Sofi’i, 46, menafkahi keluarganya berujung duka. Selasa (24/9), bapak seorang anak ini meninggal dunia setelah tersetrum di tempat kerjanya.

Selama ini, korban bekerja di sebuah tempat kerajinan mebel di Jalan Pattimura, Kelurahan/Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Dia tewas tersetrum saat memperbaiki dinamo. Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 09.00.

Pagi itu korban seperti biasa berangkat kerja ke UD Rizky di sisi barat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bugul Kidul milik Miski, 60. Dia berangkat sekitar pukul 07.30. Setibanya di lokasi, korban mulai bekerja dengan memotong sejumlah batang kayu untuk mebel.

Saat berhasil memotong tiga batang kayu, tiba-tiba mesin dinamo yang digunakan mati. Setelah dicek, ternyata ada kerusakan pada dinamonya. Karena sering memperbaiki sendiri, korban langsung mencoba memperbaikinya.

Nahas, saat sedang memperbaiki itulah, korban tersengat listrik dengan tegangan 220 volt selama sekitar satu menit. Mendapati korban kejang-kejang, salah satu rekan kerjanya, Sarmeli, 51, berusaha menolongnya.

Warga Dusun Semambung, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, itu menarik kabel dari stop kontaknya sehingga aliran listriknya berhenti. Ia juga melaporkan kejadian ini ke Polsek Bugul Kidul.

Sejumlah rekan korban juga berusaha menolong korban dengan membawanya ke Puskesmas Bugul Kidul. Namun, nyawanya tidak tertolong. Korban tewas dalam perjalanan menuju puskesmas. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Terkait kejadian ini, sejumlah rekan korban enggan memberikan keterangan kepada awak media. Termasuk Miski, pemilik UD Rizky tempat korban mengais rezeki.

Kapolsek Bugul Kidul Kompol Paulus Sujatmiko membenarkan adanya karyawan mebel yang tewas tersengat listrik. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, peristiwa ini murni karena kecelakaan kerja.

“Polsek membantu untuk mengevaluasi dan membawa jenazah korban ke rumah duka. Peristiwa ini murni karena kecelakaan. Korban tewas karena tersengat listrik,” ujarnya. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/