alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Perangkat Desa Patemon yang Dimassa, Diduga Spesialis Curanmor

PAITON – Tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Maqbullah, 44, warga Desa Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, masih terbaring di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Polisi menduga, tersangka yang tertangkap warga ini spesialis curanmor.

Kanit Reskrim Polsek Paiton Iptu Ade Maman mengaku belum memeriksa secara langsung tersangka Maqbullah. Sebab, sejauh ini tersangka masih membutuhkan perawatan medis setelah menjadi sasaran amukan warga.

“Tersangka pencurian motor yang diamuk massa itu masih hidup. Sekarang masih ada di rumah sakit dengan penjagaan,” ujarnya (24/9).

Maman menjelaskan, dari hasil penyidikan sementara, Perangkat Desa Patemon Kulon itu diduga spesialis curanmor. Saat beraksi mencuri sepeda motor di Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, tersangka terbilang ahli.

Salah satunya, begitu berhasil membawa kabur sebuah sepeda motor, tersangka langsung melepaskan pelat nomornya dan stiker yang menjadi ciri khas motor curiannya.

Itu, dilakukan tersangka untuk mengelabuhi korban supaya tidak mengenali motornya. “Kami masih akan kembangkan ke TKP (tempat kejadian perkara) lain. Karena diduga kuat tersangka ini terlibat dalam kasus curanmor di sejumlah TKP lain,” ujarnya.

Diketahui, Jumat (21/9), warga Desa Kalikajar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, digegerkan dengan aksi curanmor yang berhasil digagalkan warga. Maqbullah yang menjadi tersangka kasus curanmor itu menjadi bulan-bulanan warga.

Akibatnya, Perangkat Desa Patemon Kulon itu harus dilarikan ke Puskesmas Paiton. Pencurian itu sekitar pukul 12.00. Saat itu, tersangka menggondol sepeda motor milik Slamet, 32, warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton. Setelah diburu, tersangka diketahui membawa kabur motor korban sudah sampai di Desa Kalikajar, Kecamatan Paiton. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.