alexametrics
28C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Mangkal di Nguling-Grati, 4 PSK Dihukum Nyapu Kantor Kecamatan

BANGIL, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan belum steril dari praktik prostitusi. Terbukti, dalam operasi pekat yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Minggu malam (23/8), petugas berhasil mengamankan empat pekerja seks komersial (PSK).

Mereka diamankan di warung remang-remang yang ada di wilayah Sedarum, Kecamatan Nguling serta Pasar Baru Ngopak, Kecamatan Grati.

Menurut Plt Kasi Opdal Satpol PP Kabupaten Pasuruan Sulhi, operasi itu direalisasikan sebagai upaya dalam memberangus praktik prostitusi di Kabupaten Pasuruan. Giat tersebut dilakukan dengan melibatkan belasan petugas. Sasarannya, para PSK yang beroperasi di wilayah timur Kabupaten Pasuruan.

Sejumlah titik yang ditengarai menjadi sarang PSK mangkal dirazia petugas. “Kami bergerak mulai pukul 20.00,” ujar Sulhi saat mendampingi Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan.

Operasi itu diawali di kawasan Sedarum, Kecamatan Nguling. Sebanyak tiga PSK berhasil diamankan petugas. Ketiganya ditemukan saat tengah mangkal di salah satu warung yang ada di wilayah setempat.

Ketiganya kemudian dikeler menggunakan truk patroli. Tak puas dengan itu, petugas bergerak ke wilayah Pasar Baru Ngopak, Desa Kedawungwetan, Kecamatan Grati. Satu orang yang diduga merupakan PSK diamankan petugas, tengah menunggu pelanggannya. “Kami berhasil mengamankan total empat PSK di dua lokasi berbeda,” sambung dia.

Keempat PSK itu kemudian digiring ke Kantor Kecamatan Grati. Mereka tidak hanya didata. Tetapi juga diberi pembinaan terkait anjuran pemerintah selama pandemi korona. Selain jaga jarak, juga penggunaan masker.

Para PSK itu bisa sedikit lega, sebab mereka tidak disidang tindak pidana ringan (tipiring). Mereka hanya disanksi untuk menyapu kantor Kecamatan Grati. “Kami juga menahan KTP mereka, sebagai efek jera,” tandasnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU