alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Asyik Mangkal, Enam PSK di Besuk Diamankan, Dijemur dan Disuruh Berlari sebelum Diserahkan ke Dinsos

KRAKSAAN, Radar Bromo– Meski kerap dirazia, PSK di wilayah Besuk tak pernah kapok. Alhasil, saat Satpol PP Kabupaten Probolinggo kembali menggelar razia, Minggu (25/8) sore, enak PSK berhasil dijaring.

Setelah terjaring dan diamankan Satpol PP, keenamnya dijemur di terik panas matahari  saat mereka diminta berbaris di markas Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Tak hanya disuruh berbaris. Keenam PSK itu diminta untuk lari-lari kecil mengitari markas, sebelum diminta masuk ke dalam ruangan di bagian belakang kantor Satpol PP. Dijemur dan disuruh berlari kecil adakah hukuman ringan lantaran mereka bukanlah pemain baru.

Ya, keenam PSK itu dinilai adalah pemain lama kerap banyak meresahkan warga. Terutama bagi kaum Hawa. Karena itu, petugas dengan sengaja memberikan syok terapi. Tujuannya agar mereka tidak lagi melakukan tindakan yang tidak pantas itu. Dan meninggalkannya untuk kemudian mencari rejeki yang halal.

Nurul Arifin, Kordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP setempat mengatakan, keenam PSK itu didapat dari dua tempat di Kecamatan Besuk, yakni di Desa Kelampokan dan Desa Besuk Agung. Mereka diamankan saat sedang menunggu pelanggan.

“Kami melakukan razia rutin. Razia ini juga digelar setelah ada alaporan masyarakat. Kami melakukan penyamaran ketika melakukan penggrebekan. Sehingga, para PSK itu tidak lari ketika diamankan, ” ujarnya sesuai razia di kantornya kemarin (25/8) sore.

Di Besuk Agung ada tiga perempuan yang dikeler. Salah satunya adalah muncikari. Sedangkan di Kelampokan juga sama. Namun, disana tidak ditemukan muncikarinya. Pihaknya berencana memanggil muncikari tersebut. “Karena PSK yang diamankan di Kelampokan ini sudah sering. Akan kami panggil mucikarinya, ” ujarnya.

Petugas yang menangani mereka juga menyisipkan pembinaan secara fisik juga secara rohani. Bahkan keenam PSK itu disuruh menyanyikan lagu nasional dan juga membaca Pancasila. Tidak lupa, agar mengingat dosa dan segera taubat, mereka juga diminta untuk membaca istigfar.

DIJEMUR: Dari enam PSK yang dijaring, beberapa diantaranya ada yang merupakan wajah lama. (Foto Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)

Kasi Ops Dal Mashudi mengatakan, pihaknya berencana mengirim PSK itu ke Dinas Sosial. Sebab, tidak sekali mereka tertangkap. Itu dilakukan agar mereka nanti di berikan pembinaan lebih lanjut untuk dikirim ke Kediri.

“Semoga saja dengan demikian mereka bisa bertaubat. Sehingga bisa mencari nafkah untuk keluarganya dengan cara yang halal, ” ungkapnya.

Bagaimana dengan muncikarinya ? Pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak kepolisian. Apakah nanti ditangani pihak kepolisian atau tidak. Keputusannya akan diambil pada hari ini.

“Selain itu juga akan kami bahas. Apakah warung remang remang itu akan ditutup. Itu nanti pembahasanya bersama kepala desanya. Kepala desa akan kami undang untuk itu,” tuturnya.

Hari ini (26/8), sebelum diserahkan kepada Dinas Sosial, mereka akan dites HIV. Itu dilakukan untuk mengecek apakah mereka terjangkit. Jika terjangkit akan diawasi langsung oleh pihak Dinas Kesehatan. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dorong Penyerapan Anggaran JLU Maksimal

Tidak terserapnya anggaran untuk proyek jalur lingkar utara (JLU) di dalam dana cadangan sepanjang 2020 membuat DPRD Kota Pasuruan angkat bicara.

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.