alexametrics
31.5 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Keluarga Pasien TBC asal Lekok Tolak Pemakaman Pakai Peti

MAYANGAN, Radar Bromo – Keluarga almarhum Ayem Khusnul, 46, warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sempat bersitegang dengan sejumlah petugas di RSUD Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Alasannya, mereka tidak mau pemulasaran Ayem dilakukan dengan menggunakan peti.

Sebab, pihak keluarga menilai Ayem meninggal bukan karena Covid-19. Melainkan, karena penyakit TBC. Syukur, setelah diberikan pemahaman oleh tim medis dan petugas keamanan, akhirnya pihak keluarga bersedia.

Kader Tenaga Kesehatan Desa Gejugjati Fatma, 47, mengatakan, Ayem memang sudah bolak balik keluar masuk rumah sakit karena TBC. Sebelumnya, ia menjalani perawatan selama sepakan di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. Rabu (22/7) lalu, pulang. Namun, Kamis (23/7), penyakitanya kambuh. Karenanya, ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Grati.

Karena alatnya kurang memadai, dirujuk ke RSUD dr. Mohamad Saleh. “Sampai di sini (RSUD dr. Mohamad Saleh) kamis (23/7) malam. Sekitar pukul 22.00,” ujar Fatma. Jumat (24/7), sekitar pukul 16.00, Ayem meninggal dunia.

Demi menghindari terjadinyaa penyebaran virus, mengingat TBC juga bisa menular, petugas medis melakukan pemulasaranya dengan protokol wabah. “Kebetulan saat ini protokol wabah lebih dikenal dengan Covid-19. Akhirnya, pihak keluarga sempat tidak menerima jika pemulasaranya menggunakan peti seperti pasien Covid-19. Sebab, dia (Ayem) tidak kena Covid-19,” ujar Fatma.

Penolakan itu membuat sejumlah petugas gabungan mulai Satpol PP, TNI, Polri, bersiap di Kamar Mayat RSUD dr. Mohamad Saleh. Setidaknya, ada 50 petugas gabungan yang saat itu sedang patroli berjaga. “Setelah dijelaskan oleh tim medis dibantu dengan petugas keamanan, pihak keluarga mau menerima dan jenazah dibawa menggunakan peti. Tetapi, untuk pemakamanya ditempatkan di pemakaman umum desa setempat,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco. Menurutnya, pihak keluarga sempat menolak almarhum dimasukan ke dalam peti. Pihak keluarga menginginkan jenazah dilakukan pemulasaran seperti biasa. Termasuk cara pemakamnya. “Dengan menggunakan ambulan jenazah diantar ke rumah duka dan kami kawal sampai perbatasan,” ujarnya.

Plt Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh Abraar HS Kuddah mengatakan, hasil rapid test terhadap Ayem, reaktif, namun hasil swab-nya negatif. Meski pasien tersebut tidak terpapar Covid-19, demi mencegah penularan virus, maka prosedurnya dilakukan dengan prosedur wabah. “Tetap pemulasaraan kami minta secara Covid-19 untuk mencegah tertularnya masyarakat,” ujarnya. (rpd/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Waspada Banjir di Kab Probolinggo, Dinas PUPR Pantau Pintu Air Ini

Mengingat hujan mulai turun, pemantauan pintu air lebih diintensifkan.

Sampah Sering Berserakan, Rencanakan TPS di Dekat Jembatan Krejengan

Keresahan warga Desa/Kecamatan Krejengan dan para pengendara yang melintasi jembatan di sana akan berakhir.

Long Weekend, Ketua PHRI: Okupansi Hotel di Pasuruan Naik 80 Persen

Okupansi hotel-hotel di Kabupaten Pasuruan naik hingga 80 persen, bahkan, diprediksi naik sampai hari Minggu nanti.

Polisi: Pelaku Curanmor di Petungasri Komplotan Spesialis

Para pelaku yang menggondol dua motor di Lingkungan Pasegan, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terlihat cukup tenang ketika beraksi.

Tersisa Rehab 534 RTLH Belum Rampung di Kab Pasuruan

Sebanyak 2 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan bakal dibedah tahun ini.