alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gudang Mebel di Sungi Kulon Kebakaran, Pemiliknya Merugi Segini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

POHJENTREK, Radar Bromo– Ketenangan warga desa Sungi Kulon, kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan mendadak buyar Jumat dini hari lalu (24/7). Itu setelah sebuah gudang mebel milik Slamet Hidayatullah, 47 di desa setempat terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 00.30. Dini hari itu, salah seorang karyawan mebel tersebut, Rahmat, 40 sedang mengecek gudang mebel. Tiba tiba ia melihat ada percikan api di dalam gudang. Ia lantas melaporkan hal ini pada pemilik. Selanjutnya pemilik menghubungi unit pemadam kebakaran (damkar) kabupaten Pasuruan.

Bahan di dalam gudang yang merupakan kayu yang mudah terbakar membuat api menyambar dengan cepat. Warga yang berada di sekitar gudang mebel cukup panik karena lokasi gudang yang dekat dengan pemukiman. Namun mereka tidak berani mendekat karena api yang sangat besar.

Ada dua mobil unit damkar Kabupaten Pasuruan yanh diterjunkan untuk memadamkan api. Pemadaman cukup sulit dilakukan mengingat yang terbakar adalah mebel kayu. Akibatnya bangunan yang memiliki luas 6 x 8 meter itu ludes terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00.

“Dari informasi dan pengecekan di lapangan diduga api berasal dari korsleting listrik di dslam gudang. Karena gudang berisikan kayu yang mudah terbakar, maka api dengan cepat menyebar,”sebut Kepala UPT Damkar Kabupaten Pasuruan, Ruspandi. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

POHJENTREK, Radar Bromo– Ketenangan warga desa Sungi Kulon, kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan mendadak buyar Jumat dini hari lalu (24/7). Itu setelah sebuah gudang mebel milik Slamet Hidayatullah, 47 di desa setempat terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 00.30. Dini hari itu, salah seorang karyawan mebel tersebut, Rahmat, 40 sedang mengecek gudang mebel. Tiba tiba ia melihat ada percikan api di dalam gudang. Ia lantas melaporkan hal ini pada pemilik. Selanjutnya pemilik menghubungi unit pemadam kebakaran (damkar) kabupaten Pasuruan.

Bahan di dalam gudang yang merupakan kayu yang mudah terbakar membuat api menyambar dengan cepat. Warga yang berada di sekitar gudang mebel cukup panik karena lokasi gudang yang dekat dengan pemukiman. Namun mereka tidak berani mendekat karena api yang sangat besar.

Mobile_AP_Half Page

Ada dua mobil unit damkar Kabupaten Pasuruan yanh diterjunkan untuk memadamkan api. Pemadaman cukup sulit dilakukan mengingat yang terbakar adalah mebel kayu. Akibatnya bangunan yang memiliki luas 6 x 8 meter itu ludes terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00.

“Dari informasi dan pengecekan di lapangan diduga api berasal dari korsleting listrik di dslam gudang. Karena gudang berisikan kayu yang mudah terbakar, maka api dengan cepat menyebar,”sebut Kepala UPT Damkar Kabupaten Pasuruan, Ruspandi. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2