PDP Perempuan asal Lecari Sukorejo Meninggal

BANGIL, Radar Bromo -Jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia bertambah. Seorang pasien perempuan dari Kecamatan Sukorejo meninggal dengan diagnosa pneumonia dan sepsis atau infeksi.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah pandemik atau pun kontak erat pasien terkonfirmasi Covid-19.

Menurut dia, pasien datang ke RSUD Bangil Jumat (22/05) malam lalu. Saat itu pula pasien dinyatakan mengalami pneumonia dan sepsis berdasarkan diagnosa medis. “Jadi warga Sukorejo ini datang ke RS pada tanggal 22 Mei sekitar pukul 22.53. Setelah didiagnosa, hasilnya pneumonia dan sepsis,” ungkap dia.

Pihaknya juga sempat melakukan rapid test terhadap pasien lantaran didiagnosa pneumonia. Akan tetapi hasil rapid test non reaktif. “Dan untuk swabnya tidak jadi dilakukan karena sudah meninggal,” kata Anang.

Pasien itu meninggal dunia sekitar pukul 05.30 Senin pagi (25/5). Meskipun di-rapid test  hasilnya negatif, tapi berdasarkan gambaran foto dan laboratorium, disebutkan Anang mengarah ke Covid-19.

“Maka dari itu, untuk kebaikan bersama dan ini sudah menjadi aturan, maka setelah meninggal dunia, pemulasaran sampai pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan jenasah Covid-19,” jelasnya.

Anang juga menyampaikan jika jenasah pasien sudah dimakamkan siang harinya. Hingga saat ini, jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia sebanyak 23 orang. (tom/mie)