Tiga Kios Milik BUMDes Plintahan di Pandaan Dibobol Maling

PANDAAN, Radar Bromo – Aksi pencurian terjadi di Dusun/Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Selasa (24/3), pukul 01.30, tiga kios BUMDes di pasar desa setempat, dibobol maling. Lokasinya tak jauh dari kantor Desa Plintahan.

Belum jelas apakah pelaku pencurian tiga kios BUMDes itu orang yang sama atau tidak. Yang jelas, kerusakan pada tiga kios BUMDes itu sama. Dinding belakang kios sama-sama dijebol.

“Dinding belakang tiga kios BUMDes yang terbuat dari asbes dan tripleks, dijebol pelaku. Uang Rp 200 ribu dan rokok satu etalase kecil hilang,” ucap Jefri, 23, pemuda setempat sekaligus saksi mata.

Saat kejadian berlangsung, kios sedang tutup. Tiap hari kios ini jualan makanan dan minuman (mamin), sekaligus sembako.

Dini hari saat kejadian berlangsung, saksi mata menyebut, ada motor jenis bebek berboncengan dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, motor yang diduga milik pelaku berhenti dengan posisi mesin hidup. Satu orang lantas turun dari motor itu.

Orang tersebut kemudian mondar-mandir dua kali. Diduga, saat itulah aksi pencurian dilakukan pelaku.

“Pelakunya dua orang, satu ada di motor dan satunya turun. Kami mengira mereka berhenti untuk buang air kecil di tepi jalan. Karena itu, kami melihat dari kejauhan saja. Setelah keduanya pergi, kami datangi kios BUMDes untuk mengecek. Ternyata tembok belakangnya dibobol,” jelasnya.

Saat itu juga, Jefri langsung melaporkan kejadian tersebut ke ketua pemuda di lingkungan setempat. Juga Kasun Plintahan. Dan pagi harinya, pencurian itu dilaporkan ke Polsek Pandaan. Tak lama kemudian, personel piket Polsek Pandaan tiba di lokasi dan menggelar olah TKP.

“Saat kejadian posisi memang sepi, penerangan jalan juga minim. Kami temukan ada dua elpiji ukuran tiga kilogram dan musik boks tergeletak di luar kios, tak sempat dibawa kabur pelaku,” katanya.

Dihubungi Jawa Pos Radar Bromo secara terpisah via telepon, Kanitreskrim Polsek Pandaan Ipda Budi Luhur membenarkan kejadian tersebut. “Petugas sudah olah TKP, juga memeriksa beberapa orang saksi. Kasusnya dalam proses lidik,” ungkapnya. (zal/hn/fun)