Tabrak Guardrail Jurang Ampel di Prigen, Warga Sidoarjo Tewas, Dua Terluka

PRIGEN, Radar Bromo – Satu korban tewas dan dua lainnya luka-luka setelah menjadi korban kecelakaan, Rabu (25/3) sekitar pukul 01.00. Kecelakaan itu terjadi di Jurang Ampel, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen.

Informasinya, kecelakaan dialami sebuah motor Honda Revo nopol W 2634 YD. Motor yang dikendarai Moch. Afrilian Mauludin, 15, menabrak guardril di tepi jalan. Saat itu motor juga membonceng dua orang rekannya. Masing-masing Moch. Iqbal, 15 dan Moch. Noval Eka Ardyansah. Ketiganya berasal dari Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Malam itu ketiganya pulang dari jalan-jalan di Trawas dan hendak balik ke rumahnya di Tulangan, Sidoarjo. Di tengah perjalanan, atau saat di Jurang Ampel, motor yang  berjalan dari arah selatan ke utara, tepat saat posisi jalan turunan tajam, curam dan tikungan, motor menabrak guardil.

Insiden itu tepat di ujung tikungan. Mestinya, motor belok kanan. Tapi pengendaranya malah jalan lurus dan seketika itu menabrak guadrail yang ada di tepi jalan.

“Motornya boncengan tiga dari arah selatan ke utara menerobos rambu larangan masuk. Mestinya memutar via Gajahrejo dari Trawas. Setibanya di TKP di posisi jalan turunan curam dan tikungan tajam, menabrak guardril yang ada di tepi jalan,” jelas Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto.

Sesaat setelah kejadian, ketiga korban baik penggendara dan penumpang motornya langsung dievakuasi dan dilarikan ke IGD RS. Mitra Sehat Medika di Pandaan. Moch. Afrilian Mauludin atau pengendara motor luka tangan kiri memar dan jari manis tangan kirinya robek.

Selain itu Moch. Iqbal atau penumpang motor, mengalami luka dagu lecet dan punggung nyeri. Sedangkan penumpang motor lainnya Moch. Noval Eka Ardyansah, meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Setibanya di RS. Mitra Sehat Medika Pandaan kemudian dibawa ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Porong. Korban tewas mengalami luka keluar darah pada hidung dan telingga kanan.

“Korbannya tiga orang. Satu meninggal dan dua lainnya masih hidup sekaligus mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Usai korban dievakuasi, dinihari itu juga petugas Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan dan Unit Lantas Polsek Pandaan langsung gelar olah TKP. Polisi juga mengamankan motornya ke Poslantas Polsek Pandaan.

“Kejadian ini murni laka lantas tunggal, karena kelalaian pengendara motor berada di posisi tak menguntungkan. Sebab pengendara tidak kuasai dan kenal medan, juga langgar rambu lalu lintas,” bebernya. (zal/fun)