Pusat Tiadakan Ujian Nasional, Bagaimana dengan di Pasuruan?

BANGIL, Radar Bromo – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan menegaskan, akan mengikuti keputusan pemerintah meniadakan UN. Namun, pihaknya harus menunggu surat resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang kebijakan itu.

Iswahyudi, kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan mengatakan, rencana pemerintah pusat meniadakan UN tahun ini memang banyak beredar kemarin. Bahkan, UN ditiadakan mulai tingkat SD hingga SMA.

“Memang banyak berita yang beredar. Tapi, kami di tingkat daerah tetap menunggu surat edaran resmi dari pusat untuk kepastikan ditiadakannya UN tahun ini,” terangnya.

Dispendik menurutnya, menyadari bahwa saat ini memang situasinya darurat. Karena itu, seluruh siswa pun belajar di rumah sejak seminggu lalu. Tujuannya, agar menekan kerumunan, salah satunya kegiatan di sekolah.

“Intinya, kami di daerah akan mengikuti. Termasuk kalau UN ditiadakan untuk menekan penyebaran Covid-19,” terangnya.

Namun, pihaknya menunggu surat edaran resmi dari pusat. Termasuk juknis tentang tata caranya penilaian dan sebagainya. (one/fun)