Butuh Rp 100 Miliar Lagi untuk Pindahkan Kantor Pemkab di Raci, Dianggarkan melalui APBD 2021

PURWOREJO, Radar Bromo – Pemindahan kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan ke Bangil, Kabupaten Pasuruan, direncanakan untuk dianggarkan melalui APBD 2021. Kebutuhan anggaran sendiri mencapai Rp 100 miliar.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memastikan semua kantor Pemkab Pasuruan bertahap akan dipindah ke Bangil sebagai ibu kota Kabupaten Pasuruan. Namun, karena anggaran terbatas akan dilakukan bertahap setiap tahunnya.

“Untuk tahun ini masih dua gedung yang dibangun di kompleks Perkantoran Raci. Kami upayakan kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk masuk anggaran tahun 2021,” terangnya.

Dikatakan Irsyad, rencana memindah semua layanan pemerintahan sesuai dengan PP Nomor 27/2016 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Pasuruan dari wilayah Kota Pasuruan ke Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Dalam pasal 4 disebutkan, secara bertahap pusat penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Pasuruan dipindah ke Kecamatan Bangil.

Saat ini sejumlah kantor OPD di lingkungan Pemkab Pasuruan memang masih ada di Kota Pasuruan. Termasuk kantor Bupati Pasuruan.

Selain di kompleks perkantoran Hayam Wuruk, kantor Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial juga ada di Kota Pasuruan. Ada juga Dinas Pemuda dan Olahraga di Kejayan dan Dinas Perhubungan di Wonorejo.

“Untuk kantor Pemkab Pasuruan di Hayam Wuruk, kami upayakan masuk anggaran 2021. Kebutuhan anggaran untuk pemindahan kantor di Jalan Hayam Wuruk ini mencapai Rp 100 miliar,” terangnya.

Di kompleks perkantoran Hayam Wuruk sendiri, tidak hanya ada kantor bupati. Namun, juga kantor wakil bupati, sekretaris daerah (sekda), Asisten 1, Asisten 2, Asisten 3, kantor staf ahli, dan kepala bagian.

Kantor OPD lain juga ada di Jalan Hayam Wuruk. Yaitu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kominfo, Badan Keuangan Daerah. Lalu, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah serta kantor Baznas. (eka/hn/fun)