alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Residivis Curanmor asal Kedungpengaron di Kejayan Ini Ditangkap setelah Setahun Buron

BANGIL – Setahun buron dari kejaran polisi, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Rohman, 21, akhirnya dibekuk. Rabu (23/1) lalu, warga Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, itu ditangkap anggota Polres Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana mengatakan, aksi pencurian sepeda motor di Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, memang cukup lama. Yakni, terjadi pada Januari 2018 sekitar pukul 02.00.

“Pelaku ada dua orang. Mereka mencokel pintu rumah dan mengambil motor. Pelaku pertama sudah ditangkap dan divonis. Hanya saja Rohman ini yang masuk DPO (daftar pencurian orang) baru bisa ditangkap Rabu (23/1),” ujarnya.

Dewa Putu mengatakan, saat itu tersangka mencuri motor milik Muhajir, 34, warga Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan. Kedua pelaku beraksi dengan merusak pintu rumah korban menggunakan linggis. Dari dalam rumah, mereka menggondol sepeda motor Honda Supra NF 125 bernopol W 6183 RA.

Setelah setahun diburu, Rohman ditangkap ketika berada di Dusun Gunung Abang, Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, sekitar pukul 13.00. Tersangka mengaku, sebelumnya pernah ditahan karena kasus yang sama. “Dulu pernah ditahan juga karena mencuri motor di pinggir sawah,” ujarnya.

Pernah dipenjara tak membuat Rohman bertobat. Setelah keluar penjara pada awal 2018, ia kembali beraksi. Syukur, ia kini kembali ditangkap dan ditahan. Dia disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (eka/fun)

BANGIL – Setahun buron dari kejaran polisi, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Rohman, 21, akhirnya dibekuk. Rabu (23/1) lalu, warga Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, itu ditangkap anggota Polres Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana mengatakan, aksi pencurian sepeda motor di Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, memang cukup lama. Yakni, terjadi pada Januari 2018 sekitar pukul 02.00.

“Pelaku ada dua orang. Mereka mencokel pintu rumah dan mengambil motor. Pelaku pertama sudah ditangkap dan divonis. Hanya saja Rohman ini yang masuk DPO (daftar pencurian orang) baru bisa ditangkap Rabu (23/1),” ujarnya.

Dewa Putu mengatakan, saat itu tersangka mencuri motor milik Muhajir, 34, warga Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan. Kedua pelaku beraksi dengan merusak pintu rumah korban menggunakan linggis. Dari dalam rumah, mereka menggondol sepeda motor Honda Supra NF 125 bernopol W 6183 RA.

Setelah setahun diburu, Rohman ditangkap ketika berada di Dusun Gunung Abang, Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, sekitar pukul 13.00. Tersangka mengaku, sebelumnya pernah ditahan karena kasus yang sama. “Dulu pernah ditahan juga karena mencuri motor di pinggir sawah,” ujarnya.

Pernah dipenjara tak membuat Rohman bertobat. Setelah keluar penjara pada awal 2018, ia kembali beraksi. Syukur, ia kini kembali ditangkap dan ditahan. Dia disangka melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/