alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Lupa Matikan Kompor saat Pergi ke Masjid, Rumah di Gondangwetan Terbakar

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Gara-gara lupa mematikan kompor, seburah rumah di Gondangetan dilalap si jago merah. Sang pemilik lupa mematikan kompor saat hendak pergi ke masjid.

Insiden itu terjadi Minggu (24/11) sekitar pukul 12.00, di Jalan Raya Bromo, Gang 1, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Rumah tersebut diketahui milik Heri, 61. Saat mengetahui rumahnya terbakar, kontan saja dia kaget. Apalagi wktu itu api sudah membumbung tinggi sekira 3 meter.

“Saat itu tetangga sudah ramai teriak dan bantu padamkan api dengan alat seadanya, Saya juga kaget kok rumah sudah dilalap api,” terangnya.

Diakui Heri, sebelum berangkat ke masjid yang tak jauh dari rumahnya, dia mendapatkan pesanan mie. Saat itu adan Dhuhur sudah berkumandang. Dia pun terpanggil untuk mengikuti salat berjamaah.

Hanya saja Heri yang sehari-hari berjualan mie basah dan es batu ini memilih menyiapkan kompor terlebih dahulu. “Jadi pikiran saya saat itu, sambil ke Masjid sebentar, saya siapkan kompor dengan nyala kecil. Jadi pas pulang tinggal masak saja,” terangnya.

Setelah menyalakan kompor dengan nyala api kecil, kemudian Heri bergegas ke Masjid yang jaraknya tak lebih dari 50 meter tersebut. Namun rupanya saat pulang justru didapatknya api sudah membesar dan melalap seluruh rumahnya.

Selain Heri, di rumah saat itu ada istrinya, Asmani yang beristirahat di kamar. “Saya gak bilang apa-apa ke istri, tapi untungnya dia juga selamat dari api. Dia masih syok,” terangnya.

Andre Wahjono, Komandan regu PMK Pasuruan Kota mengatakan mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 12.00. Saat itu grup PMK langsung ke lokasi sambil menunggu PLN memadamkan listrik sebelum PMK memadamkan api di rumah Heri.

Tercatat ada 3 PMK yaitu 2 mobil dari Kota Pasuruan dan 1 PMK dari Kabupaten Pasuruan. “Untuk lokasi dekat dengan sungai, sehingga kegiatan pemadaman cukup cepat, sekitar pukul 13.00 api sudah berhasil dipadamkan,” terangnya. (eka/fun)

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Gara-gara lupa mematikan kompor, seburah rumah di Gondangetan dilalap si jago merah. Sang pemilik lupa mematikan kompor saat hendak pergi ke masjid.

Insiden itu terjadi Minggu (24/11) sekitar pukul 12.00, di Jalan Raya Bromo, Gang 1, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Rumah tersebut diketahui milik Heri, 61. Saat mengetahui rumahnya terbakar, kontan saja dia kaget. Apalagi wktu itu api sudah membumbung tinggi sekira 3 meter.

“Saat itu tetangga sudah ramai teriak dan bantu padamkan api dengan alat seadanya, Saya juga kaget kok rumah sudah dilalap api,” terangnya.

Diakui Heri, sebelum berangkat ke masjid yang tak jauh dari rumahnya, dia mendapatkan pesanan mie. Saat itu adan Dhuhur sudah berkumandang. Dia pun terpanggil untuk mengikuti salat berjamaah.

Hanya saja Heri yang sehari-hari berjualan mie basah dan es batu ini memilih menyiapkan kompor terlebih dahulu. “Jadi pikiran saya saat itu, sambil ke Masjid sebentar, saya siapkan kompor dengan nyala kecil. Jadi pas pulang tinggal masak saja,” terangnya.

Setelah menyalakan kompor dengan nyala api kecil, kemudian Heri bergegas ke Masjid yang jaraknya tak lebih dari 50 meter tersebut. Namun rupanya saat pulang justru didapatknya api sudah membesar dan melalap seluruh rumahnya.

Selain Heri, di rumah saat itu ada istrinya, Asmani yang beristirahat di kamar. “Saya gak bilang apa-apa ke istri, tapi untungnya dia juga selamat dari api. Dia masih syok,” terangnya.

Andre Wahjono, Komandan regu PMK Pasuruan Kota mengatakan mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 12.00. Saat itu grup PMK langsung ke lokasi sambil menunggu PLN memadamkan listrik sebelum PMK memadamkan api di rumah Heri.

Tercatat ada 3 PMK yaitu 2 mobil dari Kota Pasuruan dan 1 PMK dari Kabupaten Pasuruan. “Untuk lokasi dekat dengan sungai, sehingga kegiatan pemadaman cukup cepat, sekitar pukul 13.00 api sudah berhasil dipadamkan,” terangnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/