alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Perketat Pengawasan Candi Jabung karena Kerap Jadi Tempat Pacaran

PAITON, Radar Bromo – Kerap ditemukan muda-mudi berpacaran di kompleks Candi Jabung, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton. Alhasil, tindakan ini menimbulkan perasaan tidak nyaman pengunjung lain. Agar hal tersebut tak terjadi, pengawasan ketat dilakukan oleh juru pelihara candi.

Kompleks Candi Jabung memang sering tampak sepi. Hanya sesekali ramai karena ada kegiatan. Sehingga kemungkinan pengunjung melakukan tindakan tidak senonoh dapat dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan antisipasi dengan melakukan pengawasan. Ini dilakukan secara bergantian dilakukan oleh empat juru pelihara yang telah ditunjuk oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Mojokerto, Jawa Timur.

“Ada beberapa laporan dari warga kerap digunakan untuk berpacaran. Sehingga kami awasi secara bergiliran,” ujar salah satu juru pelihara Candi Jabung Abdurrahman.

Tak jarang petugas memberikan teguran kepada pemuda-pemudi yang sedang berpacaran sekitar kompleks candi. Mereka biasanya diminta untuk segera meninggalkan candi. Sebab hal tersebut mengganggu kenyamanan pengujung lainnya.

“Setiap pengunjung kami amati, kalau sekiranya akan berpotensi terjadi mesum, maka kami tegur. Jika tidak diindahkan, maka akan kami minta untuk segera meninggalkan kompleks candi,” katanya.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga kesakralan kompleks bangunan candi. Candi Jabung diperuntukkan sebagai wisata budaya yang tidak boleh disalahgunakan. Oleh karena itu pengunjung yang datang harus mentaati norma dan aturan berlaku. Termasuk dilarang untuk melakukan pacaran. Sebab tidak hanya mengganggu kenyamanan pengunjung lain, tindakan tersebut juga akan mengarah pada perbuatan asusila.

“Percaya atau tidak, setiap peninggalan pasti ada cerita yang dipercaya warga sekitar. Sopan santun perlu dijaga saat berkunjung,” ungkapnya.

Tidak hanya mengawasi perilaku pengunjung. Upaya perusakan, vandalisme, atau pencurian peninggalan reruntuhan di kompleks candi juga berpotensi terjadi. Pengawasan dilakukan agar kompleks tetap terjaga dan terawat sehingga menjadi cagar budaya yang bisa dinikmati lintas generasi.

“Meskipun masih belum ditemukan, upaya antisipasi perlu dilakukan. Demi terjaganya bukti sejarah dan warisan keagungan budaya yang pernah ada,” pungkasnya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.