alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Hotel di Kawasan Bromo Masih Tiarap Walau Wisata Sudah Dibuka

SUKAPURA, Radar Bromo – Dibukanya tempat wisata di Kabupaten Probolinggo belum berdampak signifikan terhadap okupansi hotel. Di tengah pandemi ini okupansi hotel hanya di bawah lima persen tiap pekannya.

Hal itu diungkap Digdoyo Djamaludin ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, okupansi hotel tetap “tiarap” diterjang pandemi. Covid-19. Pandemi yang tak kunjung usai, terus menghantam usaha perhotelan. ” Tidak berdaya diterjang pandemi,” katanya.

Pria yang akrab disapa Yoyok itu menjelaskan, berbagai upaya telah dilajukan agar wisatawan menginap di hotel. Seperti halnya memberikan diskon hingga 50 persen. Namun ternyata tidak berdampak. Wisatawan banyak yang memilih hanya transit.

“Sudah. Bahkan di depan hotel-hotel itu banyak dipasang banner diskon. Tetapi ya begitu. Tidak ada yang minat,” jelasnya.

Berbeda halnya dengan bisnis restoran. Meskipun tidak seramai sebelum pandemi, geliat wisata ini terus naik. Para wisatawan memilih untuk mampir ke restoran untuk sekadar makan, daripada menginap di hotel.

“Kalau yang bagus restorannya bisa menggaet wisatawan. Soalnya ada spot foto dan lainnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, wisatawan banyak datang di saat weekend. Namun jika hari biasa, maka tidak ada yang datang. Hanya bisa dihitung dengan jari. “Semoga saja cepat usai. Kami sudah melakukan berbagai cara untuk bertahan,” tuturnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.