alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Puluhan PLKB Tak Dapat SK Dinas dan Tak Bisa Daftar Jadi PNS di BKKBN

BANGIL, Radar Bromo – Diangkat sebagai PNS. Itulah keinginan puluhan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Pasuruan. Namun, mendapat SK Kepala Dinas saja susah. Padahal, SK Kepala Dinas adalah salah satu syarat untuk mendaftar seleksi PNS.

Karena itu, mereka pun wadul tentang nasib mereka ke DPRD Kabupaten Pasuruan, kemarin (23/9). Mereka berharap agar DPRD bisa membantu mendapatkan SK dari kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kabupaten Pasuruan.

Ketua Forum PLKB Indonesia Wilayah Jatim Tajuddin menguraikan, semula kabar bahagia diterima oleh PLKB di Kabupaten Pasuruan. Karena ada lowongan untuk formasi jabatan fungsional penyuluh KBK dengan status PNS yang dibuka BKKBN.

Pembukaan lowongan itu menjadi harapan baginya dan teman-temannya untuk bisa mengubah nasib. Dari yang semula non-PNS atau non-ASN, akhirnya bisa menyandang status sebagai ASN.

Untuk pendaftaran, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya, mereka harus mengantongi SK dinas yang dikeluarkan kepala Dinas KBPP Kabupaten Pasuruan. Sayangnya, hingga saat ini SK yang diharap-harapkan itu tak kunjung dikeluarkan.

Sampai saat ini mereka hanya bisa mendapatkan surat perjanjian kerja (SPK) dari Dinas KBPP Kabupaten Pasuruan. Karena itu, mereka kesulitan untuk mendaftar.

“Kami sudah berusaha untuk bisa mendapatkan SK itu. Bahkan, kami sempat ke rumah kepala dinas. Tapi, tidak terealisasi dengan berbagai alasan,” bebernya.

Padahal, persyaratan lain dinilainya tidak terlalu sulit. Misalnya, untuk masa kerja. Mereka rata-rata sudah bertugas di atas setahun yang menjadi syarat untuk mendaftar.

“Apalagi, kuota yang diberikan untuk Kabupaten Pasuruan cukup banyak. Sekitar 45 orang. Sementara PLKB non-PNS di Kabupaten Pasuruan ada 22 orang. Artinya, peluangnya kan sangat besar,” sambung dia.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan berjanji bakal memfasilitasi dan membantu perjuangan para PLKB tersebut. Seharusnya menurut dia, pegawai PLKB itu bisa mendapatkan prioritas untuk diangkat menjadi ASN.

“Kami akan agendakan untuk pemanggilan dinas terkait. Supaya bisa duduk bareng dan berdiskusi terkait persoalan ini,” ujarnya.

Senada diungkapkan Trilaksono Adi, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan. Ia memandang, pembukaan rekrutmen PNS itu merupakan kesempatan yang baik bagi para PLKB agar nasib mereka bisa lebih sejahtera.

“Seharusnya kesempatan tersebut tidak boleh dilewatkan. Apalagi mereka rata-rata bekerja sudah empat tahun,” ulasnya.

Kepala Dinas KBPP Kabupaten Pasuruan Loembini Pedjati Lajoeng menguraikan, perubahan status tersebut tidak bisa dilakukan serta merta. Apalagi berkaitan dengan persoalan anggaran yang ada di DPA.

Para PLKB itu, menurutnya, merupakan tenaga harian lepas. Di mana, kontraknya bisa diperpanjang satu tahun sekali. “Kalau harus mengubah status dengan mengubah SK, maka juga harus mengubah DPA. Dan itu yang sulit bagi kami. Karena rentan menjadi temuan BPK,” bebernya.

Pihaknya pun menyampaikan, sebenarnya sudah memaparkan hal ini kepada PLKB. Namun, kenyataannya mereka tidak mengerti. Hingga akhirnya, memilih jalan untuk ke dewan.

“Kami sudah memberikan pemahaman. Tapi sepertinya mereka belum mau mengerti,” sampainya. (one/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.