alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Petugas Damkar Amankan Kobra di Rumah Warga Dringu

DRINGU, Radar Bromo – Seekor ular kobra masuk ke dalam rumah warga Jalan Yos Sudarso, Desa/Kecamatan Dringu Selasa (22/9) malam. Dianggap membahayakan keselamatan, Wulan yang menjadi pemilik rumah menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo untuk mengevakuasi ketempat yang lebih aman.

Ular kobra diduga datang dari rerumputan yang berada di sekitar rumah. Kemudian masuk ke dalam rumah. Rumah tersebut dihuni oleh enam orang. Kontan saja penghuni rumah dibuat ketakutan.

Pemilik rumah berusaha mengevakuasi ular, namun upaya tersebut tak berhasil dilakukan. Akhirnya pemilik rumah menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

“Pukul 20:00 kami mendapat laporan dari warga ada ular kobra masuk dalam rumah. Mengingat ular tersebut memiliki bisa, jadi segera diambil tindakan evakuasi,” ujar Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo Sholehudin.

Sebanyak empat anggota pemadam kebakaran diturunkan. Sesampainya di lokasi, penyisiran dilakukan pada seluruh rumah yang diduga menjadi persembunyian ular. Setelah melakukan penyisiran selama 15 menit, ular lalu ditemukan di bawah pot bunga yang berada di depan rumah. Sempitnya tempat sedikit menghambat proses evakuasi ular.

“Saat ditemukan, posisi ular siap tegak dan siap menyerang. Dengan menggunakan tongkat ular yang sudah disiapkan, tubuh ular sepanjang 1,5 meter itu kami jepit dan evakuasi menuju tempat yang lebih luas. Lantas ular dimasukkan dalam karung untuk kami amankan,” tuturnya.

Khawatir masih ada ular yang tersisa, penyisiran dilakukan ulang. Namun setelah beberapa menit dilakukan penyisiran tidak ditemukan ular lagi di sekitar rumah.

“Ada dua anak kecil dalam rumah, agar lebih aman kami lakukan penyisiran pada tempat yang berpotensi menjadi sarang ular. Untungnya tidak ada lagi ular yang tersisa di lokasi,” tandasnya.

Udin mengatakan ular yang masuk ke dalam rumah dapat terjadi karena rumah kotor sehingga dapat menjadi sarang. Selain itu bisa juga terjadi karena sarang terusik dan ular berusaha mencari sarang yang baru untuk ditempati.

“Biasanya tempat kotor dan agak lembap menjadi sarang. Ada baiknya tempat yang berpotensi dijadikan sarang rutin dibersihkan,” bebernya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Motor Roda 3 Nyemplung Jurang Kenep Beji, Warga Pogar Tewas

Saat sampai di jalan menurun, motor roda tiga yang dikemudikan korban mendadak hilang kendali.

Harbokir Kembali Hadir di 3 Dekade JNE

Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang tiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE, siap dinikmati kembali oleh seluruh pelanggan setia.

Kerap Sepi, Dewan Soroti Penataan Pasar Poncol

Dewan menilai aset pemkot ini tidak berjalan maksimal. Akibatnya, banyak los yang ditinggal oleh pedagang.

Hentikan Pengiriman Air Bersih di Kab Pasuruan 28 November

Sesuai SK kedaruratan bencana, prediksi pengiriman air bersih akan dihentikan akhir bulan ini.

Kena Tol Paspro, Delapan Makam di Banjarsawah Tegalsiwalan Dipindah

Rukun Kepaten Dusun Krajan, Desa Banjarsawah, memindahkan kuburan itu ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan.