alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Upaya Terakhir Cek Sim Card Ponsel, Selasa Korban Kecelakaan Dikuburkan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Korban kecelakaan tanpa identitas Selasa ini (24/9) akan dikuburkan. Penguburan itu Dilakukan lantaran sudah ada surat rekomendasi dari pihak rumah sakit terkait dengan prosedur penanganan jenazah tanpa identitas.

Hal tersebut ditegaskan Kanit Laka Satlantas Polers Probolinggo Kota Ipda M. Rizal, Senin (23/9) siang. Menurutnya, kemarin (red) pihak rumah sakit sudah berkirim surat kepada Satlantas Polresta terkait penanganan jenazah tanpa identitas tersebut.

“Pihak rumah sakit sudah berkirim surat untuk koordinasi mengenai jenazah tanpa identitas. Sebetulnya dimakamkan hari ini (kemarin, Red). Namun kami masih berupaya dengan cara terakhir, yakni melakukan pengecekan Sim Card milik korban ke Grapari Telkomsel,” terangnya.

Jika memang tetap tidak diketahui, maka Selasa pagi ini (24/9) jenazah akan dikuburkan. “Jadi kami sudah melakukan upaya pengecekan sidik jari, yang dilakukan tim identifikasi Satreskrim, namun hasilnya tidak diketahui. Jika upaya terakhir lewat grapari ini juga tidak berhasil, maka Selasa akan dikuburkan,” terang Ipda Rizal mempertegas pernyataan awalnya.

Disinggung mengenai jam berapa dan lokasinya dimana akan dikuburkan, Ipda Rizal mengaku masih belum mengetahui secara pasti. Sebab nantinya masih akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak rumah sakit. “Untuk teknisnya belum tahu, besok kita akan koordinasi lagi,” tandasnya, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (19/9) telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Tongas, tepatnya di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 08.30 mengakibatkan pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan.

Pengendara motor berjenis kelamin perempuan itu tidak ditemukan identitasnya. Yang ditemukan hanyalah dua buah kunci T di dalam tasnya.

Kecelakaan yang terjadi di koordinat E113.128934837448 S -7.73850620957117 Km.89 mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan, baik sejumlah saksi dan juga sopir truk yang diketahui bernama Nanang Setiawan, 30 warga Jalan Kemantren Rt. 10/Rw. 03, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Mulanya kendaraan sepeda motor Honda PCX Hitam Nopol S 6131 AU yang dikendarai oleh korban, melaju dari arah barat menuju timur. Dia (korban) melaju dengan kecepatan sedang.

Selanjutnya dari arah yang sama ada sebuah pikap yang belum diketahui identitasnya. Pikap tersebut hendak menyalip kendaraan PCX tersebut. Sayangnya dua kendaraan tersebut bersenggolan. Apesnya, Sepeda motor tersebut oleng ke arah kanan. Sementara dari arah berlawanan ada sebuah truk Nopol N 9643 UC yang dikemudikan oleh Nanang Setiawan. Tabrakan adu samping pun tak terhindarkan.

Bahkan korban terpental dari motornya pada saat menabrak samping truk yang berlawanan arah. Korban terpental keroda belakang bagian kiri. Akibatnya korban langsung terlindas truk. Korban yang mengalami luka parah meninggal di lokasi kejadian. Setelah dilakukan pengecekan rupanya motor tersebut hasil curian. Polisi yang sempat memeriksa tas korban, juga menemukan dua kunci T. (rpd/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Korban kecelakaan tanpa identitas Selasa ini (24/9) akan dikuburkan. Penguburan itu Dilakukan lantaran sudah ada surat rekomendasi dari pihak rumah sakit terkait dengan prosedur penanganan jenazah tanpa identitas.

Hal tersebut ditegaskan Kanit Laka Satlantas Polers Probolinggo Kota Ipda M. Rizal, Senin (23/9) siang. Menurutnya, kemarin (red) pihak rumah sakit sudah berkirim surat kepada Satlantas Polresta terkait penanganan jenazah tanpa identitas tersebut.

“Pihak rumah sakit sudah berkirim surat untuk koordinasi mengenai jenazah tanpa identitas. Sebetulnya dimakamkan hari ini (kemarin, Red). Namun kami masih berupaya dengan cara terakhir, yakni melakukan pengecekan Sim Card milik korban ke Grapari Telkomsel,” terangnya.

Jika memang tetap tidak diketahui, maka Selasa pagi ini (24/9) jenazah akan dikuburkan. “Jadi kami sudah melakukan upaya pengecekan sidik jari, yang dilakukan tim identifikasi Satreskrim, namun hasilnya tidak diketahui. Jika upaya terakhir lewat grapari ini juga tidak berhasil, maka Selasa akan dikuburkan,” terang Ipda Rizal mempertegas pernyataan awalnya.

Disinggung mengenai jam berapa dan lokasinya dimana akan dikuburkan, Ipda Rizal mengaku masih belum mengetahui secara pasti. Sebab nantinya masih akan dilakukan koordinasi lanjutan dengan pihak rumah sakit. “Untuk teknisnya belum tahu, besok kita akan koordinasi lagi,” tandasnya, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (19/9) telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Tongas, tepatnya di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kecelakaan yang terjadi pada pukul 08.30 mengakibatkan pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan.

Pengendara motor berjenis kelamin perempuan itu tidak ditemukan identitasnya. Yang ditemukan hanyalah dua buah kunci T di dalam tasnya.

Kecelakaan yang terjadi di koordinat E113.128934837448 S -7.73850620957117 Km.89 mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan, baik sejumlah saksi dan juga sopir truk yang diketahui bernama Nanang Setiawan, 30 warga Jalan Kemantren Rt. 10/Rw. 03, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Mulanya kendaraan sepeda motor Honda PCX Hitam Nopol S 6131 AU yang dikendarai oleh korban, melaju dari arah barat menuju timur. Dia (korban) melaju dengan kecepatan sedang.

Selanjutnya dari arah yang sama ada sebuah pikap yang belum diketahui identitasnya. Pikap tersebut hendak menyalip kendaraan PCX tersebut. Sayangnya dua kendaraan tersebut bersenggolan. Apesnya, Sepeda motor tersebut oleng ke arah kanan. Sementara dari arah berlawanan ada sebuah truk Nopol N 9643 UC yang dikemudikan oleh Nanang Setiawan. Tabrakan adu samping pun tak terhindarkan.

Bahkan korban terpental dari motornya pada saat menabrak samping truk yang berlawanan arah. Korban terpental keroda belakang bagian kiri. Akibatnya korban langsung terlindas truk. Korban yang mengalami luka parah meninggal di lokasi kejadian. Setelah dilakukan pengecekan rupanya motor tersebut hasil curian. Polisi yang sempat memeriksa tas korban, juga menemukan dua kunci T. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/