Satpol PP Beri Waktu Tiga Hari ke Pihak Ketiga untuk Benahi Banner yang Dipaku di Pohon

MAYANGAN, Radar Bromo – Adanya reklame yang dipaku pada pohon di Kota Probolinggo, mendapat perhatian serius dari Satpol PP. Aparat penegak peraturan daerah (perda) ini meminta panitia segera memperbaikinya. Bila tidak, dalam waktu tiga hari Satpol PP yang akan menertibkan.

Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, berdasarkan temuan di lapangan, ada sejumlah reklame, termasuk reklame Semipro yang pemasangannya melanggar peraturan daerah (perda). Yakni, dipasang dengan cara dipaku pada pohon.

Karenya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan penyelenggara Semipro agar diperbaiki. “Memang ada beberapa banner Semipro yang dipaku pada pohon, namun tidak semuanya. Jika dalam tiga hari tidak dibenahi, kami akan lepas dan berikan kepada pihak panitia,” ujarnya.

Agus mengaku juga sudah berkoordinasi dengan panitia Semipro. Mereka bersedia memperbaiki pemasangan reklamenya untuk tidak dipaku pada pohon. “Panitia bersedia akan melakukan perbaikan. Tapi, jika dalam waktu tiga hari masih tetap, maka kami yang akan menertibkannya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pemasangan sejumlah reklame di Kota Probolinggo melanggar aturan. Sebab, pemasangannya dipaku pada pohon. Ada sejumlah lokasi yang pemasangan umbul-umbul dan banner itu dipaku di pohon. Salah satunya di Jalan Soekarno-Hatta. Di sana, sejumlah banner Semipro dipasang yang dipaku pada pohon.

Begitu juga di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di depan Kantor Dishub Kabupaten Probolinggo. Sejumlah umbul-umbul pemasangannya juga menggunakan paku. Di depan SMPK Mater Dei, sejumlah umbul-umbul dan banner Semipro pemasangannya juga dilakukan dengan dipaku. Radar Bromo sempat melakukan konfirmasi ke sejumlah pihak. Namun, alasannya sama seperti sebelumnya, yakni menyalahkan pihak ke tiga. (rpd/fun)