395 Warga Binaan Lapas Pasuruan Dapat Remisi Idul Fitri

PURWOREJO, Radar Bromo– Sebanyak 395 warga binaan di Lembaga Permasyaratan (Lapas) Kelas II B Pasuruan mendapatkan remisi di hari raya Idul Fitri, Minggu (24/5). Remisi diberikan pemotongan hukuman antara 15 hari sampai 1 bulan 15 hari.

Kepala Lapas kelas II B Pasuruan Wahyu Indarto mengatakan,per Minggu (24/05) sudah 373 warga binaan yang sudah mendapatkan SK (Surat Keputusan) pemerian remisi. Sedangkan 22 warga binaan lainnya masih menunggu SK dari Kementrian Hukum dan HAM RI.

“Sementara saat ini yang SK nya sudah turun 373 warga binaan, sedangkan 22 masih menunggu SK dari Kemenhumham terkait PP 99 tahun 2012,” terangnya.

Dijelaskan terkait PP 99 tahun 2012 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan Hak warga binaan pemasyarakatan. Disebutkan bahwa untuk 3 perkara terkait narkoba diatas hukuman 5 tahun, perkara korupsi dan perkara teroris harus mendapatkan persetujuan dari Kemenhumham.

Namun dari 395 warga binaan yang mendapatkan remisi, tidak ada yang langsung bebas. Sehingga remisi ini hanya pemotongan masa tahanan warga binaan.

Selain itu, biasanya saat hari Lebaran banyak keluarga yang datang menjenguk namun kemarin ditiadakan. Wahyu mengatakan sejak adanya wabah korona. Kunjungan ke Lapas se-Indonesia memang ditiadakan. “Sehingga kami fasilitasi untuk video call, jadi warga binaan yang menghubungi keluarga,” terangnya.

Meskipun tidak bisa dikunjungi dengan tatap muka. Namun Lapas Pasuruan tetap memperbolehkan keluarga mengirimkan makanan ke warga binaan. Kemarin karena jalan depan Lapas Pasuruan yaitu Jalan Panglima Sudirman ditutup imbas physical distancing sehingga pengiriman makanan baru dibuka pukul 13.00 sampai 15.30. Sedangkan senin hari ini dibuka sejak pagi mulai pukul 08.30 sampai 11.00 dan pukul 13.00 sampai 15.30. (eka/mie)