RSUD dr Moh Saleh Siapkan Tiga Tenda untuk Penanganan Awal PDP

ANTISIPASI MEMBELUDAK: Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo mendirikan tiga tenda di depan IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Beragam persiapan dilakukan Pemkot Probolinggo, mengantisipasi membeludaknya Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Senin (23/3), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo, mendirikan tiga tenda di depan IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Tenda ini sebagai screening atau pemeriksaan awal bagi PDP Covid-19.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tiga tenda itu berada tepat sisi selatan IGD. Satu tenda besar dan dua tenda lainnya berukuran sedang. Tenda itu belum dilengkapi sarana prasana pendingin ruangan ataupun lainnya, namun tampak petugas mulai memasukkan sejumlah peralatan medis.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo dr. Abraar Kuddah mengatakan, tiga tenda itu didirikan untuk mengantisipasi adanya lonjakan PDP ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Di tenda itu hanya disediakan pelatan pemeriksaan awal. “Tenda itu hanya untuk melakukan screening atau penanganan PDP untuk pertama kalinya,” katanya, kemarin.

Soal kondisi tenda yang dinilai kurang layak, Abraar mengatakan, tenda itu disiapkan saat kondisi darurat atau terjadi lonjakan PDP. Bila membeludak, tenda ini akan digunakan sebagai tempat pemeriksaan atau screening awal. “Ingat, tenda itu bukan untuk tempat perawatan. Tapi, pemeriksaan awal atau screening awal,” ujarnya.

Pria yang juga Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo itu mengimbau masyarakat untuk tidak segan atau nutupi sesuatu yang bersifat penting terkait dugaan Covid-19. Serta, jangan berbohong saat diperiksa dan ditanyakan keluhan, riwayat sakit, dan riwayat perjalanan.

“Saat memeriksakan diri ke rumah sakit tidak perlu diantarkan orang banyak. Pada semua masyarakat jangan berbohong saat ditanya petugas kesehatan. Karena kami memiliki keluarga di rumah. Saat Anda berbohong tentang hal itu, kami dan keluarga terancam,” ujarnya. (mas/rud/fun)