alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Kasus Korupsi PSSI: JPU dan Terdakwa Sama-sama Ajukan Banding

PASURUAN, Radar Bromo – Jaksa penuntut umum (JPU) dan terdakwa kasus dugaan korupsi PSSI Askot Pasuruan sama-sama menolak putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Kedua pihak resmi menyatakan banding atas putusan yang lebih ringan dibandingkan tuntutan tersebut.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Sumarno mengatakan jika pihaknya telah melaporkan putusan itu ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sebab dalam perkara itu, Kejati memiliki kewenangan selaku penerima limpahan perkara dari Polda Jawa Timur.

“Laporan itu sudah kami sampaikan seketika setelah sidang pembacaan putusan yang lalu,” sebutnya.

Disamping itu, pihaknya juga sempat berdiskusi dengan tim JPU serta Seksi Pidana Khusus. Hingga demikian diskusi berujung pada keputusan upaya hukum banding. Ia membeberkan ada sejumlah pertimbangan bagi JPU sehingga perlu menempuh upaya hukum setingkat lebih tinggi.

“Banding kami terhadap uang pengganti. Dalam tuntutan kan Rp 3,8 miliar, tapi diputus oleh hakim Rp 1,8 miliar. Kalau putusan yang lain-lain kami terima,” kata Sumarno.

Menurutnya, upaya banding atas uang pengganti kerugian negara itu sudah cukup berdasar. Terutama dari hasil keterangan ahli dari BPKP Jawa Timur. Karena itu, terdakwa harus mengembalikan uang pengganti sesuai dengan kerugian negara yang terbukti dalam persidangan.

Disisi lain, Sumarno juga belum bisa menyikapi adanya perintah majelis hakim untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus itu. Sebab, pihaknya sampai kini belum mengantongi surat penetapan dari pengadilan.

Menurutnya, perintah penetapan tersangka terhadap Ismail Marzuki Hasan itu tertuang dalam pertimbangan putusan. “Sampai saat ini kami belum menerima penetapan tentang perluasan pertanggungjawaban. Anggota kami juga sudah konfirmasi ke panitera, tapi tidak ada penetapan,” bebernya.

Disisi lain, Edy Hari Respati Setiawan alias Didik selaku terdakwa dalam perkara itu juga menyatakan banding. Namun hal itu belum dipastikan oleh Sudiono yang menjadi penasihat hukum saat persidangan bergulir selama ini.

Sebab, menurutnya, tidak ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak keluarga. Besar kemungkinan, terdakwa memberikan kuasa kepada penasihat hukum lain. Radar Bromo juga sempat mengonfirmasi hal ini kepada pihak keluarga Didik melalui istrinya.

Sayangnya, tak secuil pun informasi yang ia berikan. Istri Didik sama sekali enggan berkomentar mengenai proses hukum yang sekarang tengah dijalani sang suami. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Puskesmas Sumber Imunisasi Siswa saat Pandemi

Sejak November, Puskesmas Sumber mulai melaksanakan bulan imunisasi anak sekolah (Bias) di wilayah kerjanya.

Dua Dara Atlet Anggar Kota Probolinggo Incar Perunggu PON Pelajar

Dua atlet anggar Kota Probolinggo, sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti PON Pelajar 2021.

Stok Blangko E-KTP di Kab Pasuruan Dapat Tambahan 20 Ribu

Kabar gembira bagi warga Kabupaten Pasuruan yang hendak mengurus KTP elektronik (e-KTP).

Ketua Dewan Siap Jadi Orang Pertama Uji Coba Vaksin

Andi Suryanto Wibowo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo mengaku siap menjadi orang pertama di Probolinggo yang divaksin Covid-19.

Sampai November Tangkapan Ikan di Kab Pasuruan Capai 12.716 Ton

Sempat lesu di semester pertama, tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Pasuruan kembali bergairah di triwulan ketiga.