Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Sediakan Lahan Relokasi untuk Normalisasi Kalimati

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan siap menyediakan lahan untuk merelokasi warga dalam rencana normalisasi Kalimati atau Bangiltak. Relokasi dilakukan untuk memenuhi hak warga mendapatkan tempat tinggal.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menegaskan hal ini saat dikonfirmasi tentang normalisasi Kalimati atau Bangiltak. Menurutnya, normalisasi itu merupakan program pemerintah pusat. Sementara Pemkab, hanya bisa mengikuti jalannya program pemulihan kali yang sudah mati itu.

Namun menurut Gus Irsyad panggilannya, pemkab belum mengetahui terperinci bagaimana rencana normalisasi tersebut. Termasuk, kewenangan atau tugas-tugas apa saja yang bisa dilakukan Pemkab Pasuruan.

Pihaknya juga belum mengetahui perkembangan rencana pemulihan Bangiltak itu. Karena rencana tersebut, merupakan program dari pemerintah pusat.

“Perkembangannya seperti apa kami belum tahu. Termasuk sejauh mana sosialisasinya kepada masyarakat. Karena program tersebut, dari pusat yang menjalankan,” imbuhnya.

Hanya, Gus Irsyad memastikan, akan mengikuti instruksi pemerintah pusat dalam program tersebut. “Misalkan kami yang harus menyiapkan lahan untuk relokasi warga, ya kami akan upayakan. Yang jelas kami akan mengikuti dan menjalankan bagian-bagian yang diberikan kepada Pemda,” ujarnya.

Irsyad mengakui, banyak masyarakat yang bisa terdampak program normalisasi Kalimati. Karena itu, ia akan berusaha agar masyarakat yang terdampak tersebut, tetap memiliki hak tempat tinggal. Walaupun itu dengan merelokasi warga.

“Memang ada plus minusnya. Dampak negatifnya kan banyak warga yang harus direlokasi. Sedangkan positifnya, bisa menekan banjir di wilayah Beji seperti Kedungringin. Terbukti sungai Kedunglarangan pasca dikeruk, Bangil tidak lagi banjir,” pungkasnya. (one/hn/fun)