alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Dispendukcapil Ancam Blokir Data Kependudukan Jika Tak Lakukan Perekaman

PANGGUNGREJO – Ini imbauan pada wajib E-KTP di Kota Pasuruan agar segera melakukan perekaman. Pasalnya, jika mereka tidak bersedia melakukan perekaman sampai batas akhir tahun ini, maka data kependudukan mereka bakal diblokir.

Kabid Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Pasuruan, Arfat mengungkapkan pihaknya mencatat ribuan wajib KTP-El masih belum melakukan perekaman. Diketahui, sekitar 5.857 wajib E-KTP belum melakukan perekaman.

Pemkot sempat mendapatkan sosialisasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengimbau wajib E-KTP. Terutama penduduk dewasa di atas 23 tahun untuk melakukan perekaman. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan batas waktu sampai akhir tahun ini.

Menurutnya, jika tidak segera melakukan perekaman, maka data kependudukan mereka bisa diblokir. Akibatnya, segala hal yang memerlukan data kependudukan, seperti pengurusan dokumen dan bank tidak bisa dilakukan.

“Batas akhirnya sampai 31 Desember 2018. Kalau tidak segera melakukan perekaman, maka ya otomatis langsung diblokir,” jelas Arfat.

Karena itu, ia mengimbau pada wajib E-KTP untuk segera melakukan perekaman dengan bisa langsung mendatangi kantor Dispendukcapil di Jalan Pahlawan. Pelayanannya pun dilakukan setiap hari kerja mulai Senin sampai Jumat.

“Kami melayani mulai pukul 07.00 sampai pukul 16.00 pada Senin sampai Kamis dan pukul 07.00-14.30 pada Jumat. Di luar itu, akhir pekan kami melayani di GOR Unsur dan Taman Kota,” ungkapnya. (riz/fun)

PANGGUNGREJO – Ini imbauan pada wajib E-KTP di Kota Pasuruan agar segera melakukan perekaman. Pasalnya, jika mereka tidak bersedia melakukan perekaman sampai batas akhir tahun ini, maka data kependudukan mereka bakal diblokir.

Kabid Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Pasuruan, Arfat mengungkapkan pihaknya mencatat ribuan wajib KTP-El masih belum melakukan perekaman. Diketahui, sekitar 5.857 wajib E-KTP belum melakukan perekaman.

Pemkot sempat mendapatkan sosialisasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengimbau wajib E-KTP. Terutama penduduk dewasa di atas 23 tahun untuk melakukan perekaman. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan batas waktu sampai akhir tahun ini.

Menurutnya, jika tidak segera melakukan perekaman, maka data kependudukan mereka bisa diblokir. Akibatnya, segala hal yang memerlukan data kependudukan, seperti pengurusan dokumen dan bank tidak bisa dilakukan.

“Batas akhirnya sampai 31 Desember 2018. Kalau tidak segera melakukan perekaman, maka ya otomatis langsung diblokir,” jelas Arfat.

Karena itu, ia mengimbau pada wajib E-KTP untuk segera melakukan perekaman dengan bisa langsung mendatangi kantor Dispendukcapil di Jalan Pahlawan. Pelayanannya pun dilakukan setiap hari kerja mulai Senin sampai Jumat.

“Kami melayani mulai pukul 07.00 sampai pukul 16.00 pada Senin sampai Kamis dan pukul 07.00-14.30 pada Jumat. Di luar itu, akhir pekan kami melayani di GOR Unsur dan Taman Kota,” ungkapnya. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/