alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Dana Desa Melonjak, Desa Makin Leluasa Membangun, Masyarakat Diminta Begini

BANGIL – Kenaikan Dana Desa yang disiapkan pemerintah untuk desa-desa di Kabupaten Pasuruan, bakal berdampak terhadap pembangunan. Karena dengan besaran anggaran tersebut, pemerintah desa bisa semakin leluasa untuk melakukan program pembangunan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Andar Sulistyorini. Ia menguraikan, pemerintah pusat memang menambah anggaran untuk pemerintah desa, melalui DD.

Dana itu, naik tajam dari yang semula hanya Rp 301 miliar menjadi Rp 362 miliar. Besarnya anggaran itupun, membuat penerimaan pemerintah desa semakin meningkat. “Kami memang belum memperoleh formula terbaru untuk pembagian dana desa. Namun yang pasti, kenaikan tersebut, tentunya akan meningkatkan penerimaan di setiap desa,” kata Andar-sapaannya.

Andar menambahkan, meningkatkan penerimaan desa, bakal menunjang pembangunan di setiap desa. Mereka bisa lebih leluasa untuk menyusun program pembangunan desa.

“Banyak anggaran yang didapatkan, tentunya akan meningkatkan pembangunan yang akan direalisasikan oleh pemerintah desa,” sambungnya.

Kenaikan DD itupun, mendapat tanggapan dari anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Tri Laksono. Politisi asal Pandaan ini memandang, sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat untuk mendorong pembangunan di desa, dengan cara kenaikan DD.

Meski begitu, pihaknya juga memberi catatan. Pihaknya memandang, kenaikan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah desa dalam meng-cover kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai, penggunaannya disalahgunakan. Sehingga, aparatur desa berurusan dengan hukum,” urainya.

Pihaknya juga berharap, masyarakat berperan dalam mengawasi jalannya pembangunan di desa. Sehingga, program yang direncanakan, benar-benar dijalankan dengan baik. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jembatan Kedungasem Dibangun, Jalan Nasional Ditutup 8 Bulan  

Ditargetkan pertengahan November 2020, kontrak pengerjaan pembangunan jembatan yang fondasinya ambrol tersebut bisa dimulai.

Usulan Tambahan Pupuk Subsidi Tunggu Kejelasan Realokasi Provinsi    

BANGIL, Radar Bromo–Masuk akhir Oktober, kuota sisa pupuk bersubsidi urea di Kabupaten Pasuruan tersisa 8 ribu ton. Saat ini Dinas Pertanian masih menunggu instruksi...

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.