alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Tinggal 2 Bulan, Revitalisasi Pasar Gondangwetan Masih 17 Persen

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Tahun anggaran 2020 tersisa dua bulan saja. Revitalisasi Pasar Gondangwetan yang sedang berjalan, ditarget selesai 25 Desember. Namun, di lapangan program pengerjaannya masih 17,6 persen.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar di Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto menegaskan, sampai Kamis (22/10), progres revitalisasi Pasar Gondangwetan memang masih 17,6 persen. Saat ini, pelaksana proyek masih mengerjakan fondasi.

“Saat ini masih pengerjaan fondasi. Selanjutnya, pengerjaan fisik akan terus dikebut,” terangnya.

Gatot pun optimistis, revitalisasi Pasar Gondangwetan itu bisa selesai sebelum tutup tahun. Sebab menurutnya, pemenang lelang sudah berkomitmen bahwa pengerjaan akan selesai tepat waktu.

“Targetnya tanggal 25 Desember semua pembangunan fisik sudah 100 persen selesai,” tuturnya.

Gatot mengakui, pengerjaan revitalisasi Pasar Gondangwetan cukup lambat. Ini merupakan imbas penundaan anggaran dari pusat, karena adanya pandemi Covid-19. Akibatnya, proses lelang terlambat dan revitalisasi fisik baru bisa dikerjakan sejak awal Oktober. Dengan target selesai 25 Desember, artinya pengerjaan fisik proyek ini hanya dijatah 3 bulan saja.

Mesk demikian, Disperindag optimistis bahwa semua pengerjaan bisa selesai. Sebab, revitalisasi ini hanya mengerjakan satu unit gedung dan tidak bertingkat. Karena itu, dipastikan proyek ini akan selesai sebelum akhir tahun nanti.

Gedung yang dibangun itu, di dalamnya ada 105 kios dan los. Anggaran revitalisasi ini mencapai Rp 4 Miliar dengan sumber anggaran dari dana APBN Tugas Pembantuan (TP). Revitalisasi Pasar sendiri dilakukan agar kondisi pasar lebih nyaman, bersih dan tidak ada becek saat musim hujan tiba. (eka/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.