alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Sunday, 6 December 2020

Dewan Menyerah Urusi PADes Kosong, Akhirnya Diserahkan ke Kepolisian

BANGIL, Radar Bromo – Akhirnya Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan menyerah. Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini, tidak sanggup lagi mengurusi kosongnya pendapatan asli desa (PADes) dalam laporan APBDes Pandean, Kecamatan Rembang. Kasus inipun diserahkan ke pihak kepolisian.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman menegaskan hal itu setelah hearing dengan pihak kepolisian, Inspektorat dan perwakilan pemerintahan Desa Pandean, kemarin (22/10). Menurut Kasiman, Komisi I telah memberikan pembinaan terhadap Pemdes Pandean. Pembinaan itu diberikan dengan cara hearing yang dilakukan di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumat (9/10).

Melalui hearing itu, Komisi I memberikan arahan dan saran kepada Kades Pandean, Abdul Karim. Saran itu dirupakan dalam bentuk notulen. Di antaranya, mendorong pembentukan perdes supaya ada kejelasan tentang pendapatan desa setempat. Serta beberapa arahan lain yang tercantum dalam notulen itu.

Namun kenyataannya, Pemdes Pandean tidak menjalankan secara maksimal. “Malah, kepala desa mengambil kesepakatan sendiri di desa dengan warganya,” timpal dia.

Pihaknya juga sempat memanggil kembali kepala desa dan perangkat desa yang lain ke kantor dewan untuk hearing, kemairn. Kenyataannya, kepala desa tidak hadir dalam hearing itu.

“Alasannya sakit. Tapi informasinya, yang bersangkutan hadir dalam sebuah kegiatan hari santri sebelum hearing ini,” sambung dia.

Komisi I pun akhirnya menyerah untuk memberikan pembinaan kepada kepala desa setempat. Dan menyerahkan persoalan ini untuk ditangani pihak kepolisian.

“Pembinaan sudah kami berikan berulang. Tapi, karena tidak diindahkan ya kami limpahkan persoalan yang ada ke pihak kepolisian,” tambahnya.

Persoalan di Desa Pandean sendiri bermula dari kosongnya PADes dalam laporan APBDes Pandean. Kondisi itu terjadi sejak 2018 hingga sekarang.

Padahal, desa setempat memperoleh jatah pengelolaan limbah afalan dari sejumlah CSR perusahaan di kawasan PIER. Limbah afalan tersebut dikelola oleh salah satu pihak ketiga yang ada di wilayah setempat.

Dari limbah itu, seharusnya warga Desa Pandean bisa makmur. Karena, pendapatan yang bisa didapatkan dari pengelolaan limbah anfalan tidaklah sedikit. Bisa ratusan bahkan miliaran rupiah. Kenyataannya, tidak satupun dana masuk ke kas desa.

Belum ada konfirmasi terkait hal ini dari Kades Pandean, Abdul Karim. Saat dihubungi melalui sambungan seluler oleh wartawan Jawa Pos Radar Bromo, yang bersangkutan tidak menjawab.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda menguraikan, saat ini pihaknya belum melakukan penyelidikan. Penyelidikan atas perkara itu menurutnya, masih menunggu rekomendasi atau notulen dari komisi I. Juga menunggu pendalaman yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Pasuruan.

“Kami masih menunggu notulen dari komisi I serta pendalaman yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Pasuruan,” tutur Adrian.

Di sisi lain, Plt Inspektorat Kabupaten Pasuruan, Irianto mengaku belum bisa memberikan banyak keterangan. Karena, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman atas perkara yang ada di Desa Pandean, Kecamatan Rembang tersebut.

“Kami perlu mendalami terlebih dahulu masalah ini. Sementara ini kami belum bisa banyak memberikan komentar,” ulasnya. (one/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Stok Garam di Kab Pasuruan Masih Tersisa 2.200 Ton

Sampai awal Desember ini, stok garam hasil produksi petambak garam di Kabupaten Pasuuran belum seluruhnya terserap pasar.

Hewan Ternak Rentan Sakit Ini saat Musim Hujan

Musim hujan yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.

Tekan Covid-19; Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan masih menjadi keharusan, meskipun program vaksinasi nantinya telah dijalankan.

Terdampak Pandemi, Pilot pun Nyambi Bisnis Online Shop

pilot maskapai penerbangan nasional ini mengaku, pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi.

Musim Hujan, Saatnya Mulai Waspadai Demam Berdarah Dengue

Dinkes Kabupaten Probolinggo mengimbau agar masyarakat tak abai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).