alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Ditinggal Main ke Tetangga, Dua Rumah Warga Kalisat Hangus

REMBANG-Warga Dusun Brukan, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dibuat panik, Selasa pagi (23/10). Penyebabnya, salah satu rumah warga dilalap api.

Kebakaran itu berlangsung sekitar pukul 07.30. Api yang berkobar, membakar atap rumah milik Delih, 60, dan Kholisna, 27. Kondisi paling parah, terjadi di rumah Delih. Karena atap rumahnya ludes dilalap api. Sementara atap rumah Kholisna, hanya terbakar sedikit, imbas tersambar kobaran api dari rumah Delih.

Insiden kebakaran itu terjadi, saat rumah yang ditinggali Delih dalam keadaan kosong. Pagi itu, Delih pergi cangkrukan ke rumah tetangganya. Sementara Arip, anaknya tengah pergi bekerja di wilayah Beji.

Situasi pagi yang sejatinya tenang itu, mendadak berubah. Ketika itu, ada kepulan asap yang membumbung tinggi dari rumah Delih. Warga yang melihatnya, dibuat panik hingga berteriak-teriak minta pertolongan.

“Kami tahunya, api sudah besar. Asap tebal membumbung tinggi ke langit diatas rumah Pak Delih. Saya teriak-teriak, kebakaran,” kata Farida, salah satu warga setempat yang menyaksikan kebakaran tersebut.

Teriakan itu, sontak mengundang warga berdatangan. Menggunakan alat seadanya, warga bahu-membahu untuk menjinakkan api. Ada yang menggunakan timba. Ada pula yang menyemprotkan air menggunakan selang.

Tak mudah memadamkan api. Buktinya, api tersebut merembet ke rumah Kholisna, yang berada di samping rumah Delih. Untungnya, hanya sebagian atapnya yang ikut terbakar. Tak sampai 30 menit kemudian, api bisa dipadamkan. “Nggak sampai 30 menit api padam,” tukas dia.

Kepala Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Samhudi menguraikan, kebakaran itu menyebabkan atap rumah yang dihuni Delih, rusak berat. Sejumlah barang elektronik juga rusak. Imbas kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta. (one/mie)

 

REMBANG-Warga Dusun Brukan, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dibuat panik, Selasa pagi (23/10). Penyebabnya, salah satu rumah warga dilalap api.

Kebakaran itu berlangsung sekitar pukul 07.30. Api yang berkobar, membakar atap rumah milik Delih, 60, dan Kholisna, 27. Kondisi paling parah, terjadi di rumah Delih. Karena atap rumahnya ludes dilalap api. Sementara atap rumah Kholisna, hanya terbakar sedikit, imbas tersambar kobaran api dari rumah Delih.

Insiden kebakaran itu terjadi, saat rumah yang ditinggali Delih dalam keadaan kosong. Pagi itu, Delih pergi cangkrukan ke rumah tetangganya. Sementara Arip, anaknya tengah pergi bekerja di wilayah Beji.

Situasi pagi yang sejatinya tenang itu, mendadak berubah. Ketika itu, ada kepulan asap yang membumbung tinggi dari rumah Delih. Warga yang melihatnya, dibuat panik hingga berteriak-teriak minta pertolongan.

“Kami tahunya, api sudah besar. Asap tebal membumbung tinggi ke langit diatas rumah Pak Delih. Saya teriak-teriak, kebakaran,” kata Farida, salah satu warga setempat yang menyaksikan kebakaran tersebut.

Teriakan itu, sontak mengundang warga berdatangan. Menggunakan alat seadanya, warga bahu-membahu untuk menjinakkan api. Ada yang menggunakan timba. Ada pula yang menyemprotkan air menggunakan selang.

Tak mudah memadamkan api. Buktinya, api tersebut merembet ke rumah Kholisna, yang berada di samping rumah Delih. Untungnya, hanya sebagian atapnya yang ikut terbakar. Tak sampai 30 menit kemudian, api bisa dipadamkan. “Nggak sampai 30 menit api padam,” tukas dia.

Kepala Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Samhudi menguraikan, kebakaran itu menyebabkan atap rumah yang dihuni Delih, rusak berat. Sejumlah barang elektronik juga rusak. Imbas kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta. (one/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/