Sudah Terlanjur Beli Tiket Mudik Kereta Api? Bisa Dikembalikan dengan Cara Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Masyarakat pengguna jasa kereta api (KA) yang terlanjur membeli tiket untuk mudik Lebaran, masih memiliki kesempatan untuk melakukan pengembalian. PT KAI Daop 9 Jember menyebut masyarakat masih bisa mengembalikan tiket hingga awal Juli mendatang.

Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Bawono mengungkapkan, pengembalian tiket masih bisa dilakukan. Khusus untuk keberangkatan 14 Mei sampai 4 Juni 2020 atau H-10 sampai dengan H+10 masa Angkutan Lebaran 2020, sudah terdapat 9.258 tiket yang dibatalkan oleh penumpang.

Namun, ia mengaku masih terdapat 2.406 tiket yang belum dibatalkan oleh penumpang atau 20,63 persen dari total keseluruhan tiket Masa Angkutan Lebaran 2020 yang telah terjual di Daop 9 Jember. Sebab, total tiket yang dipesan selama masa angkutan Lebaran oleh masyarakat yang berada di bawah kewenangan Daop 9 Jember sebanyak 11.664 tiket.

“Sekitar 80 persen tiket yang dipesan selama masa angkutan Lebaran sudah dikembalikan. Kami masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembalikannya hingga awal Juli mendatang,” ungkapnya.

Mahendro menjelaskan, penumpang akan mendapatkan pengembalian tiket 100 persen. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

Pembatalan yang dilakukan melalui aplikasi batas maksimalnya adalah tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Sementara uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian. Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA jarak jauh dan lokal memiliki batas maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking dan uang akan langsung diganti secara tunai.

“Pengguna jasa KA masih memiliki kesempatan untuk mengembalikan tiket yang dipesan. Kami masih melayani pengembalian tiket melalui stasiun hingga 30 hari dari jadwal keberangkatan,” sebut Mahendro. (riz/fun)