JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli di Sidang Kasus Korupsi PSSI, Siapa Saja?

PASURUAN, Radar Bromo – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi anggaran hibah KONI Kota Pasuruan kembali mendatangkan para saksi. Pada sidang Kamis (23/1), jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kota Pasuruan menghadirkan dua saksi ahli.

Sidang pemeriksaan saksi itu akan dilangsungkan di PN Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis (23/1). Yaitu, saksi ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan ahli pidana.

Kehadiran saksi ahli dalam sidang tersebut dinilai perlu. Terutama untuk menyampaikan pendapat-pendapatnya mengenai perkara sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Selain itu, JPU Kejari Kota Pasuruan juga berencana menghadirkan Mahbub Efendi yang merupakan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Mahbub sedianya telah dipanggil untuk hadir dalam sidang yang digelar pekan lalu.

“Ia dihadirkan dalam sidang besok karena pekan lalu tak bisa datang,” kata JPU Kejari Kota Pasuruan Widodo Pamudji.

Dia menambahkan, total saksi yang diperiksa dalam sidang sejumlah 24 orang. Sejauh ini, pihaknya menilai keterangan para saksi itu sudah dapat membuktikan dugaan korupsi dana hibah yang dilakukan Edy Hari Respati Setiawan, mantan Ketua PSSI Askot Pasuruan.

Pria yang akrab disapa Didik itu didakwa dengan pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat (1) KUHP. Sedangkan untuk dakwaan subsider, JPU mendakwanya dengan pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat (1) KUHP. (tom/hn/fun)