alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Ihh Ngeri, Hewan Buas Teror Ternak Warga, Sudah Delapan Ekor Kambing Tewas di Tutur

TUTUR – Pemilik hewan ternak di Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, kini sedang resah. Penyebabnya, sudah beberapa hari ini ditemukan hewan ternak yang mati dengan kondisi mengenaskan. Banyak hewan ternak milik warga yang mati dengan tanda bekas gigitan.

Sejauh ini sudah ada delapan ekor kambing yang ditemukan mati. Kedelapan hewan ternak itu milik Saruwi, 50, warga Dusun Taman, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur.

Kambing yang tewas, masing-masing didapati luka tercabik di sejumlah bagian tubuhnya. Kejadian tersebut diketahui pemiliknya pada Senin (21/1) sekitar pukul 05.00. Kontan pemilik ternak hewan lainnya, kini waswas.

“Delapan kambing yang tewas tersebut milik warga kami, diduga serangan binatang buas pada dini hari. Baru diketahui pagi harinya,” ucap Kades Kayukebek Fais Kamtono.

Untuk lokasi kejadiannya sendiri di dalam kandang yang berada di tengah-tengah lahan kebun apel. Jaraknya jauh dari permukiman warga, sekitar 1,5 kilometer. Kemudian di sekeliling kadang kambing ini, jaraknya berdekatan dengan hutan yang ada di Desa Kayukebek.

“Pagi harinya di hari yang sama, bangkai delapan kambing tewas ini langsung dikubur oleh pemiliknya dan dibantu warga lain,” katanya.

Meskipun dugaan kuat matinya delapan kambing ini diakibatkan serangan binatang buas, insiden itu kini menjadi perhatian warga. Termasuk dari muspika setempat. Beberapa waktu lalu, muspika juga turun ke lapangan guna melihat sekaligus memeriksanya.

“Karena jumlah kambing yang tewas banyak, warga lapor ke muspika termasuk kami di mapolsek. Jika dilihat dari luka dan jejak yang ada, serta kondisi kandang, matinya delapan kambing diserang binatang buas,” beber Kapolsek Nongkojajar AKP Akhmad Sukiyanto.

Pascakejadian ini, pihaknya beserta Muspika Tutur mengimbau warga yang memelihara hewan ternak jauh dari permukiman harus ekstra hati-hati. “Sudah kami imbau, sebaiknya kandangnya ditaruh dekat rumah. Agar mudah pengawasannya dan lebih aman,” ucapnya. (zal/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.