Rigid Jalan Nasional Kejapanan-Gempol Tuntas, Dua Lajur Sudah Bisa Dilalui

GEMPOL, Radar Bromo – Setelah tiga bulan dikebut, pembangunan konstruksi rigid ruas jalan nasional di Kejapanan, Kecamatan Gempol akhirnya tuntas. Bahkan di lapangan, jalan sudah bisa dilalui dua kendaraan sekaligus.

Ini terpantau Jawa Pos Radar Bromo. Baik lajur lambat dan cepat, sepanjang 200 meter dan lebar 7 meter dari arah Malang ke Surabaya, sudah bisa dilalui. Begitu pula dari Malang ke Mojokerto dan dari Mojokerto ke Malang, di simpang tiga Kejapanan dengan panjang 50 meter dan lebar 9 meter.

“Pekerjaan konstruksi fisik rigidnya tuntas 100 persen tiga hari lalu. Bersamaan itu langsung dilalui kendaraan sekaligus di lajur cepat dan lambatnya,” kata Farhan, pelaksana lapangan dari BBPJN VIII Surabaya.

Untuk rigid ruas jalan nasional di tiga titik tersebut, semuanya di Kejapanan. Pekerjaan fisik konstruksinya sebanyak empat tahap, mulai akhir Agustus kemarin dan tuntas di pertengahan bulan ini.

Proyek ini merupakan bagian dari rekonstruksi peningkatan ruas jalan nasional jalur dari Gempol hingga Kejapanan. Lokasinya berada di Kecamatan Gempol. Termasuk pula pembiayaan dananya, sepenuhnya dari APBN.

“Sebelum dirigid, selama ini badan jalannya di Kejapanan langganan sleding, ambles dan berlubang. Pasca dirigid kini tidak lagi, sekarang lebih kuat sekaligus tahan lama tebal cornya 30 sentimeter,” tegasnya. (zal/fun)