alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Kuota Pupuk Subsidi Hanya Disetujui Separo dari Pengajuan

DRINGU, Radar Bromo – Beberapa waktu lalu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo mengusulkan realokasi pupuk kepada Pemprov Jatim. Realokasi itu untuk menanggulangi krisis pupuk bersubsidi. Usulan tersebut mendapat respons, meski tidak sesuai dengan jumlah yang diajukan.

“Sudah disetujui awal bulan lalu, tetapi hanya sebagian saja dari jumlah yang diusulkan,” ujar Kabid Sarana dan Prasarana DKPP Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprayitno.

Dalam surat yang dikirim tersebut realokasi pupuk bersubsidi dilakukan pada tiga jenis pupuk. Yakni usulan penambahan alokasi pupuk urea sebanyak 14.700 ton, namun disetujui sebanyak 8.181 ton. Dan penambahan alokasi pupuk ZA sebanyak 10.000 ton hanya disetujui sebanyak 2.989 ton.

“Dua jenis pupuk yang paling banyak diminati, jenis urea disetujui 55 persen dan jenis ZA disetujui 30 persen dari usulan,” katanya.

Tidak hanya usulan penambahan kuota yang diajukan oleh DKPP Kabupaten Probolinggo, tetapi juga diusulkan pengurangan pupuk. Alokasi pupuk organik yang tersedia cukup banyak, sebab permintaannya rendah. Sehingga turut diusulkan pengurangan pupuk organik. Dari surat permohonan sebanyak 5.000 ton usulan pengurangan alokasi. Hanya disetujui 3.869 ton.

“Untuk memaksimalkan dan mengefektifkan pupuk. Kami lakukan evaluasi pupuk jenis apa yang jarang diminati. Jadi turut kami usulkan saat surat permohonan dikirim ke provinsi,” terangnya.

Bambang menjelaskan, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur juga merubah alokasi dua jenis pupuk yang telah ditetapkan. Di mana terjadi penambahan alokasi pupuk jenis SP-36 sebanyak 77 ton dan terjadi pengurangan alokasi pupuk jenis NPK sebanyak 7.843 ton. Perubahan ini dapat terjadi setelah dilakukan pertimbangan sisa alokasi pupuk dan minat pupuk yang digunakan oleh kelompok tani.

“Penambahan pupuk yang banyak diminati memang tidak sesuai dengan usulan, setidaknya sudah ada bertambah. Petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK sudah bisa memanfaatkannya,” pungkasnya. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.