Pembangunan Jembatan Klagen yang Ambruk Mulai Dikerjakan

PANDAAN – Setelah lama dinanti, perbaikan jembatan Klagen di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, mulai dikerjakan. Pembangunan itu dilakukan setelah proses lelang sudah tuntas. Meski tahun 2018 masih menyisakan 2,5 bulan lagi, pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai sebelum ganti tahun.

AKSES UTAMA: Jembatan Klagen yang ambrol. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Perbaikan jembatan ini nilainya sekitar Rp 1.410.263.800 dari APBD. Dalam proses lelang, pemenangnya adalah CV Budi Luhur dari Surabaya.

Dari pantauan media ini di lapangan Minggu pagi (21/10), tampak terlihat alat berat sudah berada di lokasi. Alat berat itu dikerahkan untuk meratakan tanah. Aktivitas tersebut memantik warga sekitar yang menyaksikannya dari dekat.

“Saat ini mengerjakan tahap awal dulu, berupa pemerataan tanahnya. Setelah selesai, baru kemudian disusul pekerjaan kontruksinya dalam waktu dekat. Pihak CV pelaksananya sudah koordinasi dengan kami,” ucap Kades Sebani Saiful Bahri.

Mengetahui akhirnya jembatan yang ambruk dibangun kembali, pihaknya dan warga desa lainnya mengaku senang dan lega. Karena jika kemudian sudah terbangun jembatan baru dan tersambung, untuk transportasinya antar dua dusun tersebut dan sekitarnya langsung via jembatan ini. Sehingga warga tidak lagi memutar hingga sekitar lima kilometer lewat desa tetangga.

“Ini yang sudah kami tunggu lama, baik pemdes dan warga desa. Karena fungsi dan keberadaan Jembatan Klagen sangatlah penting serta utama,” cetusnya.

Secara terpisah, kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hari Apriyanto menegaskan untuk pembangunan jembatan Klagen di Sebani harus tuntas sebelum akhir tahun. “Disamping itu, dalam proses pelaksanaan pekerjaan kontruksinya dilapangan. Tetap terus diawasi dan sekaligus monitoring intens, oleh tim teknis dari Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan,” katanya. (zal/fun)